Trending

Komisi III DPRD Kalsel Tinjau Pengelolaan Terminal Batubara PT Talenta Bumi Port di Batola

TINJAU: Komisi III DPRD Kalsel lakukan monitoring pengelolaan terminal batubara PT Talenta Bumi Port di Barito Kuala - Foto DPRD Kalsel

BANUATODAY.COM, BATOLA - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kegiatan monitoring terhadap pengelolaan terminal batubara milik PT Talenta Bumi Port yang berlokasi di Kabupaten Barito Kuala, pada Selasa (30/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung operasional pelabuhan, mulai dari aktivitas bongkar muat hingga pengelolaan lingkungan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, pengelolaan terminal batubara PT Talenta Bumi Port dinilai berjalan cukup baik. Proses bongkar muat, tata kelola terminal, serta pengelolaan limbah disebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

Menurutnya, hasil monitoring menunjukkan adanya upaya dari pihak perusahaan dalam menjaga aspek lingkungan dan keselamatan kerja di area operasional pelabuhan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasional PT Talenta Bumi Port, Budi Suhartono, memaparkan sejumlah langkah pengendalian debu yang diterapkan perusahaan. Upaya tersebut meliputi penyiraman rutin di area operasional, penggunaan penutup pada jalur conveyor, serta pengaturan khusus di area bongkar muat agar debu tidak menyebar ke lingkungan permukiman warga.

Ia menjelaskan bahwa sistem pengendalian tersebut dirancang untuk meminimalkan dampak aktivitas kepelabuhanan terhadap kualitas udara dan lingkungan sekitar, sehingga operasional terminal batubara dapat berjalan seiring dengan kenyamanan masyarakat.

Selain meninjau aspek teknis operasional, Komisi III DPRD Kalsel juga memberikan perhatian pada pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Mustaqimah menyebutkan bahwa pihaknya telah melihat langsung implementasi program CSR yang dijalankan dan menilai pelaksanaannya cukup baik.

Program CSR tersebut mencakup sejumlah pilar, di antaranya bidang pendidikan, keagamaan, serta kegiatan sosial lainnya, termasuk pemberian santunan bagi masjid dan kegiatan keagamaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Komisi III DPRD Kalsel juga mengapresiasi kebijakan perusahaan dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal. Berdasarkan hasil dialog, sekitar 98 persen tenaga kerja PT Talenta Bumi Port berasal dari masyarakat setempat.

Menurut Mustaqimah, penyerapan tenaga kerja lokal tersebut merupakan langkah positif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD).

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kalsel untuk memastikan bahwa aktivitas pertambangan dan kepelabuhanan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama