Trending

Wali Kota Banjarmasin Pantau Pengerukan Pulau Insan dan Sungai Belitung

PANTAU: H. M. Yamin HR tinjau langsung pengerukan di kawasan Pulau Insan - Foto Medcen Banjarmasin

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerukan di kawasan Pulau Insan, tepatnya di depan Kedai Pulau Insan, Jalan Jafri Zam-zam, yang berada tepat di seberang Stadion 17 Mei, Kamis (8/1) siang.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperluas area resapan air, mengendalikan potensi banjir, serta mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, menyampaikan bahwa Pulau Insan merupakan aset lama milik Pemko yang memiliki potensi besar jika ditata dengan baik.

“Ini aset Pemko yang sudah lama dan sebelumnya belum termanfaatkan. Padahal lokasinya sangat strategis dan sayang jika dibiarkan begitu saja. Kita harapkan segera dibersihkan dan dirapikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan Pulau Insan tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan wisata kota, tetapi juga difungsikan sebagai ruang retensi dan penampungan air untuk membantu mengurangi genangan di wilayah sekitar.

“Pulau Insan akan kita jadikan destinasi wisata Kota Banjarmasin, sekaligus sebagai area penampungan air untuk Rawasari, Kerokan, hingga Sungai Sutoyo. Oleh karena itu, pengerukan kita maksimalkan kembali,” jelasnya.

Menurut Yamin, material hasil pengerukan nantinya tidak akan terbuang, melainkan dimanfaatkan untuk penataan kawasan agar lebih hijau dan bernilai estetika.

“Hasil kerukan ini akan kita gunakan untuk penataan dan dijadikan taman di kawasan Pulau Insan. Insyaallah, mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat,” tambahnya.

Usai meninjau Pulau Insan, Wali Kota melanjutkan kunjungan ke Sungai Belitung untuk melihat langsung progres pengerukan sungai sebagai bagian dari upaya normalisasi aliran air.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Syafiq Huwaida. Ia menjelaskan bahwa pengerukan Sungai Belitung bertujuan untuk meningkatkan daya tampung sungai dan memperlancar aliran air, khususnya saat curah hujan tinggi.

“Pengerukan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai agar aliran air lebih lancar dan tidak mudah meluap. Ini merupakan langkah preventif dalam pengendalian genangan di kawasan sekitar,” ungkap Syafiq.

Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap normalisasi sungai dan penataan aset daerah dapat memberikan manfaat ganda, baik dalam pengendalian banjir maupun pengembangan kawasan wisata dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama