BANUATODAY.COM,TENGGARONG - Festival dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang terlaksana di Teras Utama Tangga Arung Square, Kamis (19/2/2026), tak hanya menjadi pusat berburu takjil warga Tenggarong, tetapi juga menjadi ajang untuk memberikan kontribusi nyata bagi PAD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)
Ketua Pengelola Tangga Arung Square Adi melaporkan bahwa 100 tenda yang disiapkan telah terisi penuh. Dari total tenda tersebut, tercatat sekitar 200 tenant ambil bagian dan meramaikan Festival Ramadan tahun ini.
“Tenda yang ada di sekeliling kita jumlahnya 100. Dan alhamdulillah retribusinya sudah kami bayarkan. Pada 5 Februari kami sudah membayarkan PAD senilai Rp53 juta sekian,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembayaran retribusi tersebut merupakan bentuk komitmen pengelola dalam mendukung pemasukan daerah. Selama satu bulan pelaksanaan Ramadan ini, pihaknya berharap perputaran ekonomi di kawasan Tangga Arung Square semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM.
Adapun dari total 200 tenant yang terlibat, jenis usaha yang mendominasi adalah kuliner, mainan anak, serta aksesoris. Sesuai arahan pemerintah daerah, tidak terdapat tenda konveksi dalam bazar kali ini.
Sementara itu, Bupati Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa kehadiran Festival dan Bazar Ramadan ini tidak hanya sebagai ajang ekonomi saja, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Bazar dan Festival Ramadan ini kita hadirkan karena kita ingin memberikan pelayanan pada warga masyarakat yang ingin mencari takjil atau bahan untuk berbuka puasa sehingga tidak perlu jauh-jauh lagi mencari di tempat lain,” jelasnya.
Menurut Aulia, momentum Ramadan juga menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan operasional Tangga Arung Square yang baru diresmikan pada tanggal 5 Januari 2026, yang sebelumnya merupakan Pasar Tangga Arung dan telah direvitalisasi.
Dengan jumlah tenant mencapai 200, Bupati Aulia Rahman Basri optimistis variasi produk yang ditawarkan semakin beragam dan mampu memenuhi kebutuhan warga, khususnya masyarakat Tenggarong.
Ia berharap pelaksanaan Festival dan Bazar Ramadan 1447 Hijriah ini dapat berlangsung lancar, aman, serta memberikan keberkahan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja. Dengan tingginya partisipasi tenant dan kontribusi awal terhadap PAD, kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal selama bulan suci Ramadan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi bazar. Jajaran terkait, termasuk pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan diminta untuk berkoordinasi agar tidak terjadi kemacetan akibat lonjakan pengunjung.
Tak kalah penting, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban kawasan tersebut.
“Kalau lain etam yang jagai anu etam ini, siapa lagi yang jagai. Tangga Arung Square ini milik kita semua, dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tutupnya.

