![]() |
| STRATEGIS: Hj. Ananda saat membuka Workshop Budaya Pelayanan Prima Pemerintah Kota Banjarmasin 2026 - Foto Medcent Banjarmasin |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, secara resmi membuka Workshop Budaya Pelayanan Prima di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Nasa, Rabu (18/02). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan mutu layanan publik di Kota Seribu Sungai.
Dalam sambutannya, Hj. Ananda menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan representasi nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa layanan yang cepat, akurat, transparan, serta bebas dari praktik maladministrasi mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab.
“Peningkatan pelayanan bukan hanya soal memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dan amanah kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyinggung penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Ombudsman RI pada 27 Januari 2026 sebagai langkah konkret memperkuat sistem pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Melalui kegiatan workshop tersebut, ia mengajak seluruh perangkat daerah dan unit penyelenggara layanan untuk menyamakan persepsi serta menerapkan standar pelayanan prima secara konsisten di setiap lini pelayanan.
Hj. Ananda berharap, budaya pelayanan prima tidak berhenti sebagai program seremonial, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Ia menutup dengan harapan agar kegiatan ini semakin memperkokoh komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan, mencegah maladministrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin dipercaya masyarakat demi terwujudnya Banjarmasin yang maju dan sejahtera.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setdako Banjarmasin Taufik Rivani, Asisten III Setdako Banjarmasin Jefrie Fransyah, Kepala Bagian Organisasi Banjarmasin Eka Rahayu, serta jajaran SKPD terkait. (naz/fsl)

