Trending

Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Pemprov Kalsel Kendalikan Inflasi

 

PASAR: Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat - Foto Dok

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat.

Program ini tidak hanya difokuskan pada upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, tetapi juga menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah daerah untuk menekan potensi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan.

BACA JUGA: CIMB Niaga Ajak Nasabah Kelola Gaji dan Finansial Lebih Bijak melalui OCTO

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono, mengatakan bahwa meningkatnya permintaan pangan menjelang Ramadan berpotensi memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus membantu menurunkan dan mengendalikan inflasi di Kalimantan Selatan, khususnya menjelang Ramadan,” ujar Saptono, Senin (2/2/2026).

Saptono menjelaskan, pelaksanaan GPM dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor antara DPKP Provinsi Kalimantan Selatan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel. Sinergi tersebut bertujuan menghadirkan berbagai komoditas pangan strategis dalam satu kegiatan terpadu.

“Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, daging, hasil perikanan, serta berbagai produk pangan lainnya. Dengan pasokan yang cukup dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, kami berharap tekanan harga dapat ditekan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Saptono menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi penguatan pengendalian inflasi daerah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Melalui intervensi langsung di tingkat konsumen, pemerintah berupaya memutus rantai distribusi panjang yang kerap memicu kenaikan harga.

“Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, GPM juga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Jika harga pangan stabil, inflasi dapat lebih terkendali dan kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga,” lanjutnya.

BACA JUGA: Pemkab Balangan Hadiri Peringatan Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kata Saptono, berkomitmen untuk terus menghadirkan program penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan, terutama pada momentum strategis seperti Ramadan dan hari besar keagamaan lainnya.

Rencananya, Gerakan Pangan Murah akan digelar di sejumlah titik strategis di wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga pangan dapat terjaga, inflasi terkendali, serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman. (mc/ak)

Lebih baru Lebih lama