BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Wilayah Kalimantan Selatan resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) atau kesepakatan bersama dengan Universitas Airlangga Surabaya serta sejumlah mitra strategis. Kegiatan tersebut berlangsung di Sasangga Banua, Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, Senin (16/02/2026).
Acara ini dihadiri Ketua IKA UNAIR Kalsel, drg. Ellyana Trisya, jajaran pengurus, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Ir. Miftahul Chair, S.T., M.T., Ketua Pusat Karir dan Keberdampakan Alumni (PKKA) Universitas Airlangga Prof. Dr. Nisful Laila, S.E., M.Comm., serta perwakilan mitra kerja sama, yakni Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Bank Sampah Induk Banjarmasin, Hasnur Group, Amanah Group, dan Radar Banjarmasin.
BACA JUGA: DJP Ingatkan Modus Penipuan Catut Coretax hingga Pemadanan NIK-NPWP
Dalam sambutannya, Ketua IKA UNAIR Kalsel drg. Ellyana Trisya menyampaikan bahwa penandatanganan MoA tersebut menjadi momen bersejarah bagi alumni Universitas Airlangga di Kalimantan Selatan. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di daerah.
“Hari ini adalah momen bersejarah karena IKA UNAIR Kalsel melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement dengan Universitas Airlangga Surabaya serta beberapa mitra strategis. Ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi difokuskan pada penguatan tiga pilar utama Tri Dharma, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Di bidang pendidikan, kerja sama diharapkan membuka akses lebih luas terhadap sumber daya akademik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Pada bidang penelitian, sinergi antara alumni, perguruan tinggi, dan mitra strategis diharapkan mampu melahirkan riset aplikatif yang memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, IKA UNAIR Kalsel berkomitmen untuk berperan aktif menjaga keseimbangan ekosistem dan pelestarian lingkungan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kemajuan Banua dan Indonesia,” tambahnya.
Ketua PKKA Universitas Airlangga, Prof. Dr. Nisful Laila, S.E., M.Comm., menyampaikan apresiasi atas inisiasi kolaborasi tersebut. Ia menyebut penandatanganan kerja sama antara IKA UNAIR Kalsel dan PKKA UNAIR merupakan yang pertama dilakukan dengan kepengurusan wilayah di luar Surabaya.
Menurutnya, langkah ini menjadi terobosan penting dalam memperkuat hubungan antara alumni di daerah dan institusi pusat, khususnya dalam mendukung pengembangan karier serta peningkatan keberdampakan alumni di tengah masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IKA UNAIR Kalsel. Ini momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara alumni di daerah dengan Universitas Airlangga,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Miftahul Chair, S.T., M.T., mewakili Penasihat IKA UNAIR Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, menyatakan bahwa Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia telah melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
BACA JUGA: ALFI/ILFA Kalsel Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Pekerja Lepas dan Warga Sekitar Pelabuhan
Menurutnya, para alumni Universitas Airlangga tersebar di berbagai bidang strategis, seperti kesehatan, hukum, ekonomi, pendidikan, hingga pemerintahan. Kompetensi tersebut menjadi modal besar dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di Kalimantan Selatan.
Melalui kesepakatan bersama ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap peran alumni Universitas Airlangga semakin nyata dan terarah dalam memberikan pemikiran, masukan, serta solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat semangat gotong royong demi kemajuan Banua dan Indonesia. (adp/ak)

