| MURAH: Pemerintah Kota Banjarmasin gelar Pasar Murah Ramadan bagi masyarakat jelan IdulFitri 2026 - Foto Dok Medcent Banjarmasin |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melaksanakan program Pasar Murah Ramadan sebagai upaya menekan inflasi serta menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR yang diwakili Asisten II Perekonomian Setdako, Taufik Rivani, di Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara pada Senin (02/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, beserta jajaran SKPD, camat, lurah, dan pihak terkait lainnya. Dalam sambutannya, Taufik Rivani menyampaikan bahwa pasar murah merupakan agenda rutin pemerintah selama Ramadan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
Selama bulan Ramadan 2026, kegiatan pasar murah direncanakan berlangsung sebanyak 33 kali hingga pertengahan bulan. Bahkan, sepanjang tahun ini, Pemko Banjarmasin menargetkan total pelaksanaan mencapai 185 kegiatan sebagai bentuk intervensi terhadap fluktuasi harga di masyarakat.
Ia menjelaskan, pasar murah menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga daya beli masyarakat, selain sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Meski inflasi saat ini terbilang tinggi, hal tersebut dipicu oleh kenaikan harga emas, sementara harga bahan pokok seperti beras, gula, ayam, dan telur masih relatif stabil meski mengalami sedikit fluktuasi menjelang Ramadan.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengungkapkan bahwa kegiatan kali ini merupakan pelaksanaan Pasar Murah Forum BCSR ke-15. Sebanyak 1.159 paket sembako disediakan khusus untuk warga Kecamatan Banjarmasin Utara.
Ia juga menyampaikan adanya perubahan sistem pembelian pada tahun 2026. Jika sebelumnya menggunakan kupon dari kelurahan, kini masyarakat cukup menunjukkan KTP Kota Banjarmasin. Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi ASN, TNI, dan Polri. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu paket per hari dan tidak dapat diwakilkan.
Lebih lanjut, Ichrom menjelaskan bahwa setiap paket sembako mendapatkan subsidi sekitar Rp15.000 dari Forum Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR). Dengan subsidi tersebut, harga paket yang semula sekitar Rp73.000 dapat ditekan menjadi Rp58.000 untuk masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di daerah. (naz/fsl)
