Trending

Produksi 450 Liter per Detik, PT Air Minum Intan Banjar Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Aman.

   AMAN ::PT Air Minum Intan Banjar Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Aman

BANUATODAY.COM,BANJARBARU-Di tengah pertumbuhan pelanggan baru yang terus meningkat di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, PT Air Minum Intan Banjar memastikan kapasitas produksi air bersih masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bagian Produksi, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa Instalasi Pengolahan Air (IPA) PINUS saat ini mengolah air baku yang dikirim dari Banjarbakula. Dari proses tersebut, produksi air mencapai 80 hingga 90 liter per detik.

Sementara itu, suplai air curah dari Banjarbakula yang didistribusikan ke wilayah internal Banjar mencapai sekitar 450 liter per detik. Kapasitas ini dinilai masih mencukupi untuk melayani pelanggan aktif maupun tambahan sambungan baru yang terus bertambah setiap bulan.

“Artinya dengan kapasitas air itu masih mencukupi pelanggan PTAM Intan Banjar. Untuk jangka pendek, persediaan air masih aman,” ujar Ahmad Yani.

Pertumbuhan kawasan permukiman dan pengembangan wilayah di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan air bersih. Meski saat ini masih terkendali, Ahmad Yani mengakui bahwa untuk jangka menengah dan panjang diperlukan penguatan kapasitas produksi.

Karena itu, pihak Banjarbakula tengah melakukan proses upgrade sistem pengolahan. Sebelumnya, instalasi Banjarbakula sempat menghadapi kendala dalam proses pengolahan. Kini optimalisasi terus dilakukan agar peningkatan debit dapat menopang kebutuhan layanan beberapa tahun ke depan.

Sinergi antara pengelola IPA PINUS dan Banjarbakula juga diperkuat untuk memastikan tambahan debit air baku dapat diolah maksimal sehingga pelanggan baru tetap terlayani tanpa mengganggu distribusi yang sudah ada.

Tak hanya soal kuantitas, aspek kualitas air menjadi prioritas utama. Kasubag Laboratorium, Kresnadita Mesnitra, menjelaskan bahwa pengujian kualitas dilakukan secara berlapis dan berkala..beberapa sampel yang diperiksa meliputi:

* Air baku dari intake Mandi Kapau

* Air hasil produksi

* Air zona air minum prima

* Sampel air opteker dari air curah Banjarbakula

Parameter yang diperiksa meliputi pH, kekeruhan, suhu, konduktivitas (conductivity), dan Total Dissolved Solid (TDS). Pemeriksaan ini dilakukan setiap jam selama 24 jam penuh.

Selain itu, kadar sisa klor diperiksa satu kali setiap sif dinas, dan pengujian sampel pelanggan dilakukan setiap bulan dengan parameter yang lebih lengkap.

Berdasarkan hasil laboratorium, kualitas air yang diproduksi masih berada dalam batas aman sesuai standar kesehatan.

* PH air berada di kisaran 7 (standar 6,5–8,5)

* Kekeruhan maksimal 3 NTU, hasil pemeriksaan masih di bawah 2 NTU

* Sisa klor berada di kisaran 0,90 dan masih memenuhi standar

“Untuk hasil pemeriksaan kita, seluruh parameter masih memenuhi standar sesuai Permenkes,” jelas Kresnadita.

Dengan produksi ratusan liter per detik dan sistem pengawasan kualitas berlapis, PT Air Minum Intan Banjar menilai layanan air bersih saat ini masih dalam kondisi stabil. Namun, peningkatan kapasitas melalui upgrade Banjarbakula menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di masa mendatang..

Dalam konteks pembangunan daerah yang terus berkembang, keberlanjutan pasokan air bersih bukan hanya soal distribusi, tetapi juga kesiapan infrastruktur dan konsistensi pengawasan mutu dua hal yang kini tengah diperkuat demi menjaga kepercayaan pelanggan.(yan/fsl)

Lebih baru Lebih lama