![]() |
| BERSAMA: Jasa Raharja bersama Korlantas Polri mendorong peran aktif komunitas ojek online (ojol) dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas - Foto Dok |
BANUATODAY.COM, SEMARANG - Jasa Raharja bersama Korlantas Polri mendorong peran aktif komunitas ojek online (ojol) dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui forum silaturahmi yang melibatkan perwakilan pengemudi ojol dari 12 Polda, yang digelar di sela Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang, Rabu (22/4/2026).
Forum yang diinisiasi oleh Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho tersebut turut dihadiri Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Dirkamsel Korlantas Polri Prianto, Dirgakkum Korlantas Polri Faizal, serta Kabag Ops Korlantas Polri Aries Syahbudin.
BACA JUGA: Wakil Wali Kota Ananda Lepas 359 Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Banjarmasin
Dalam kesempatan tersebut, Agus Suryonugroho menekankan pentingnya pembentukan wadah kolaboratif bagi pengemudi ojol secara nasional. Menurutnya, keberadaan asosiasi ojol nusantara dapat menjadi sarana komunikasi, edukasi, dan kolaborasi dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
“Kami mendorong terbentuknya asosiasi ojol nusantara sebagai wadah untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan di jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Awaluddin menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai langkah ini sejalan dengan berbagai kolaborasi yang telah dilakukan di sejumlah daerah dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang lebih baik.
“Forum ini memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan,” katanya.
Lebih lanjut, Awaluddin menjelaskan bahwa Jasa Raharja telah menyiapkan sejumlah program kolaboratif, salah satunya terkait penanggulangan gawat darurat pada kecelakaan lalu lintas. Program ini difokuskan pada percepatan penanganan korban dalam periode krusial (golden period) guna menekan tingkat fatalitas.
BACA JUGA: Ambapers Dorong Sungai Barito sebagai Poros Logistik Indonesia Timur
Upaya tersebut juga didukung pemanfaatan teknologi melalui platform digital JRku. Melalui aplikasi ini, pengemudi ojol dapat melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat sehingga membantu mempercepat respons penanganan di lapangan.
Dengan melibatkan komunitas ojol sebagai mitra strategis, Jasa Raharja dan Korlantas Polri berharap tercipta sistem keselamatan transportasi yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini sekaligus menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat pengguna jalan.
Sumber: Jasa Raharja

