![]() |
| SINERGI: Pemkab Hulu Sungai Utara dan Bank Kalsel lakukan penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan APBD 2027 - Foto Dok Nett |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Bank Kalsel memperkuat sinergi dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta perencanaan APBD Tahun Anggaran 2027 melalui High Level Meeting yang digelar di Banjarmasin.
Pertemuan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati HSU, H. Sahrujani, dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten HSU, manajemen Bank Kalsel, serta perwakilan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Forum tersebut menjadi wadah koordinasi untuk menyelaraskan arah kebijakan fiskal daerah dengan prioritas pembangunan, sekaligus memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap sehat, efektif, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Bupati HSU H. Sahrujani menegaskan bahwa APBD merupakan instrumen utama dalam mendukung pembangunan daerah sehingga penyusunannya harus dilakukan secara cermat, realistis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"APBD merupakan instrumen utama pembangunan daerah. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara terukur, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab HSU memaparkan realisasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 sekaligus menyampaikan proyeksi pendapatan dan belanja daerah sebagai dasar penyusunan APBD Perubahan 2026 dan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.
Selain mengevaluasi pelaksanaan anggaran berjalan, peserta rapat juga membahas berbagai strategi untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, mulai dari optimalisasi pendapatan asli daerah, peningkatan efektivitas pengelolaan kas, hingga efisiensi belanja agar setiap program pembangunan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Dari pihak Bank Kalsel, jajaran direksi dan pimpinan divisi terkait turut hadir dalam pertemuan tersebut. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, melalui perwakilan manajemen menyampaikan komitmen Bank Kalsel untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, efektif, dan berbasis digital.
Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi perbankan.
"Sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi perbankan," ungkap perwakilan manajemen Bank Kalsel.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri turut memberikan sejumlah masukan terkait penyusunan APBD agar tetap selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan nasional maupun daerah, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam forum tersebut juga dibahas langkah-langkah antisipatif menghadapi dinamika ekonomi yang berpotensi memengaruhi kondisi fiskal daerah pada tahun mendatang. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang memadai untuk menjalankan berbagai program prioritas pembangunan.
Melalui High Level Meeting ini, Pemkab HSU berharap proses penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 maupun APBD Tahun Anggaran 2027 dapat berlangsung tepat waktu, lebih terarah, serta menghasilkan dokumen anggaran yang berkualitas, akuntabel, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. (naz/fsl)

