| EDUKASI: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memberikan edukasi - Foto Ist |
HABARIAJA.COM, BALANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memberikan edukasi kesiapsiagaan dan mitigasi bencana kepada peserta didik baru di SMP Negeri 2 Paringin dan SMK Negeri 1 Paringin dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan bertema "Kesiapsiagaan dan Mitigasi dalam Menghadapi Bencana" tersebut bertujuan menanamkan budaya sadar bencana sejak dini agar peserta didik memahami potensi risiko di lingkungan sekitar sekolah serta mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri ketika terjadi bencana.
BACA JUGA: Penanganan Jalan Veteran Ambles Diperkirakan Rampung dalam Sebulan
Perwakilan BPBD Kabupaten Balangan, Rizky Rahmatillah, mengatakan materi yang diberikan meliputi pengenalan berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar sekolah, serta tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana.
"Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami potensi risiko di sekitarnya dan mengetahui cara menyelamatkan diri dengan aman tanpa panik," ujarnya.
Menurut Rizky, pembekalan mitigasi bencana sejak awal masa sekolah penting dilakukan karena sekolah merupakan tempat peserta didik menghabiskan sebagian besar waktunya setiap hari.
"Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah. Jika mereka dibekali pengetahuan mitigasi sejak awal, sekolah akan menjadi tempat yang lebih aman. Ini juga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun Kabupaten Balangan yang tangguh menghadapi bencana," katanya.
BPBD Kabupaten Balangan berharap edukasi serupa dapat diterapkan di lebih banyak sekolah sehingga budaya sadar bencana semakin tertanam di kalangan peserta didik sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta mampu menjadi agen perubahan dalam upaya pengurangan risiko bencana di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (nt/ak)
