![]() |
| AJANG: Nanang Galuh Banjar 2026 yang digelar di Hotel Grand Qin Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
BANUATODAY.COM, BANJARBARU – Ajang Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Banjar 2026 tak lagi sekadar mencari putra-putri terbaik daerah. Pemerintah Kabupaten Banjar kini mendorong para duta wisata tersebut menjadi ujung tombak promosi pariwisata melalui media sosial guna memperluas jangkauan destinasi unggulan daerah.
Pesan itu mengemuka pada malam puncak Pemilihan Nanang Galuh Banjar 2026 yang digelar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar di Hotel Grand Qin Banjarbaru, Sabtu (4/7/2026).
Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Ikhwansyah menegaskan, Nanang Galuh bukan hanya ajang adu penampilan, melainkan proses pembentukan generasi muda yang berkarakter, berbudaya, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
"Seluruh finalis telah membuktikan dedikasi, disiplin, wawasan, dan kemampuan komunikasi yang baik untuk menjadi representasi generasi muda Kabupaten Banjar. Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ujarnya.
Menurutnya, para pemenang memikul tanggung jawab lebih besar setelah dinobatkan sebagai Nanang Galuh Banjar.
Mereka diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam melestarikan budaya, menginspirasi generasi muda, sekaligus memperkenalkan potensi wisata, seni budaya, ekonomi kreatif, dan nilai-nilai luhur masyarakat Banjar kepada khalayak yang lebih luas.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar H Irwan Jaya mengatakan, pemilihan Nanang Galuh merupakan agenda tahunan yang tidak hanya bertujuan mencetak prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga melahirkan duta wisata yang mampu berkontribusi nyata terhadap promosi daerah.
Ia menuturkan, para Nanang Galuh diharapkan memanfaatkan media sosial beserta jaringan pengikut yang dimiliki untuk memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Banjar kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
"Promosi digital menjadi sangat penting. Kami ingin para Nanang Galuh menjadi wajah pariwisata Kabupaten Banjar di media sosial sehingga semakin banyak orang mengenal dan tertarik berkunjung ke Banjar," katanya.
Kabupaten Banjar memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, di antaranya Pasar Terapung Lok Baintan, Matang Keladan, Hutan Pinus Mandiangin, hingga kawasan wisata religi Kelampaian dan berbagai situs budaya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Pasar Terapung Lok Baintan ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan nasional, sedangkan Kelampaian menjadi salah satu destinasi unggulan tingkat provinsi.
Pemerintah Kabupaten Banjar berharap keberadaan Nanang Galuh 2026 mampu menghidupkan kembali promosi destinasi wisata yang selama ini belum berkembang secara maksimal, sehingga semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Pada malam puncak tersebut, Nazril Wafa P dan Ayu Zahra berhasil dinobatkan sebagai Nanang dan Galuh Banjar 2026.
Sementara itu, Wakil I diraih M. Nur Hadi dan Nayla Amali, Wakil II diraih M. Aldi Riyadi dan Syen Alvasia, Wakil III M. Bulkini dan Dara R. Nursyifa, Wakil IV Aril Efan A dan Nabila Husna, serta Wakil V M. Masrur Jamil dan Gusti Zahwa T.
Adapun gelar Nanang Galuh Berbakat diraih M. Ripqi dan Marwa Azizah, Nanang Galuh Persahabatan diraih M. Nazamuddin dan Najwa Azzahra, sedangkan Nanang Galuh Favorit diraih M. Aldi Riyadi dan Najwa Azzahra. (naz/fsl)

