BANUATODAY.COM,BANJARMASIN - Masih belum optimalnya kepatuhan korporasi terhadap administrasi badan hukum, menjadi alasan bagi Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi Kalsel untuk mensosialisasi pentingnya kepatuhan untuk laporan korporasi.
Lewat kegiatan Forum Group Diskusi dengan tema optimalisaia kepatuhan korporasi melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH), diharapkan pengusaha bisa semakin paham terhadap peraturan pemerintah tentang pelaporan administrasi badan usaha.
Ketua KAD Anti Korupsi Kalsel Shinta Laksmi Dewi, optimalisasi kepatuhan korporasi melalui sistem administrasi badan hukum (SABH) sangat penting bagi dunia usaha.
"Kami akui masih banyak pengusaha yang hanya membuat badan usaha sementara kewajiban sebagai badan usaha tidak diselesaikan dengan baik," ucapnya yang juga Ketua Kadin Kalsel pada pembukaan Forum Group Diskusi di Galaxy Hotel, Kamis (02/07)..
Ia pun berharap dengan FGD yang digelar KAD bekerjasama dengan Kadin Kalsel dan KPK, pengusaha di Kalsel bisa semakin patuh dengan Permenkum dan berharap efeknya bisa lebih membuat pelaku usaha semakin tenang dalam berusaha.
"Semoga pengusaha korporasi di Kalsel bisa semakin patuh terhadap aturan agar semakin nyaman dalam berusaha," harapnya .
Sementara itu, pada kegiatan tersebut menghadirkan tiga pembicara yaitu Dewi Woro Lestari Kepala Bidang Pelayanan Administrasi hukum umum, Dr Erni Rahmawati kepala jurusan vokasi D3 Akutansi dan Neddy Farmanto SH notaris di Kalsel.(naz/fsl)

