Trending

‎PLN Minta Warga Hemat Daya 40 Persen

‎HEMAT: PLN Imbau Masyarakat hemat daya 40 persen karena adanya pemeliharaan pembangkit listrik/Foto Dok.

BANUATODAY.COM, BANJARBARU - Pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam beberapa waktu terakhir akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak PT PLN (Persero). 

‎Langkah pemadaman bergilir tersebut harus diambil akibat adanya pemeliharaan pada salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).

‎Informasi ini terungkap melalui unggahan akun Instagram resmi Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, yang membagikan tangkapan layar komunikasi informalnya dengan General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng, Iwan Soelistijono. 

‎"Selain komunikasi secara formal, komunikasi informal pun kami gawi (lakukan) supaya pelayanan kelistrikan di Banjarmasin kawa nang kaya sedia kala selakas-lakasnya (bisa seperti sedia kala secepat-cepatnya)," kata Ananda melalui keterangan tertulisnya.

Mengutip pernyataan dalam percakapan tersebut, GM PLN Kalselteng Iwan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat gangguan sistem kelistrikan di Kalsel. 

‎"Untuk pemadaman di Kalsel, akibat pemeliharaan salah satu pembangkit PLTGU, untuk menghindari padam meluas, diperlukan pola padam bergilir," ujar Iwan. 

‎Ia menambahkan bahwa perbaikan terus dimaksimalkan agar jumlah pelanggan terdampak bisa berkurang mulai pekan depan.

‎Menanggapi keluhan masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro dan pedagang produk beku (frozen food), Iwan mengimbau kerja sama dari pelanggan untuk memangkas penggunaan daya harian. 

‎"Kami memohon kepada masyarakat pelanggan untuk mengurangi penggunaan sebesar 40 persen, jadi yang menyala hanya freezer sebagai contoh, nanti kita pantau di gardu apakah pelanggan sudah mengurangi," tuturnya.

‎Guna meminimalisasi dampak pemadaman, PLN Kalselteng juga membagikan lampu darurat (emergency) kepada warga serta menyiagakan pasokan genset dan Uninterruptible Power Supply (UPS) di tempat-tempat ibadah.

‎Pihak manajemen berjanji akan terus memberikan pembaruan informasi terkini seiring perkembangan proses pemeliharaan pembangkit di lapangan. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama