Trending

Film Layar Lebar "Misteri Rumah Puang" Siap Diproduksi

 

FILM : Film "Misteri Rumah Puang" Siap Diproduksi/foto:naza

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN — Geliat industri perfilman lokal di Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin menunjukkan taringnya. Sebuah film layar lebar bergenre petualangan dan misteri bertajuk "Misteri Rumah Puang" resmi memulai tahap produksi pada Selasa (18/8). Pengambilan gambar perdana dilakukan di SMPN 2 Banjarmasin, yang sebelumnya diawali dengan malam syukuran antara kru dan pemain di Jungle Café, Jalan Pramuka, Senin (17/8) malam.

Film yang menelan biaya produksi sekitar Rp500 juta ini menargetkan kualitas visual yang tidak main-main. Produser Film, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa meski berlabel film lokal, "Misteri Rumah Puang" digarap secara profesional menggunakan kamera ARRI Alexa yang dikenal luas sebagai standar industri film Hollywood.

"Karena kita menggunakan kamera Alexa, kualitas gambar yang dihasilkan akan sangat maksimal. Target kami, film ini tidak hanya tayang di bioskop lokal seperti KCM, tetapi juga bisa menembus jaringan bioskop nasional sekelas XXI," ujar Yusuf.

Proses syuting dijadwalkan berlangsung selama 10 hari jika cuaca mendukung. Pengambilan gambar akan mengambil latar di tiga daerah utama, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala. Produksi ini juga dipastikan melibatkan elemen budaya lokal dengan menggandeng komunitas Laung Kuning.

Dari kursi penyutradaraan, Iqbal Al Banjari menjelaskan bahwa film ini menitikberatkan pada genre petualangan anak yang dibumbui elemen horor. Ceritanya berpusat pada lima orang anak yang berusaha memecahkan misteri kejadian hilangnya nyawa di sebuah rumah kosong di belakang sekolah mereka.

Untuk menemukan pemeran yang tepat, tim produksi melakukan casting maraton selama tiga minggu di 19 SD dan SMP se-Banjarmasin. Dari proses tersebut, terpilihlah 80 talenta lokal berbakat yang akan beradu akting dengan lima aktor profesional yang didatangkan langsung dari Jakarta.

Langkah berani para sineas Banua ini mendapat apresiasi penuh dari Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda. Ia menyebut karya ini sebagai salah satu kado terindah untuk perayaan hari jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Ananda menyampaikan bahwa meski Banjarmasin telah kehilangan statusnya sebagai ibu kota provinsi, keeksisan kota ini tidak boleh lekang oleh waktu. Menurutnya, salah satu cara terbaik untuk menunjukkan potensi sumber daya manusia dan memajukan ekonomi kreatif daerah adalah melalui karya perfilman.

Lebih lanjut, Ananda menaruh harapan besar agar lokasi-lokasi syuting "Misteri Rumah Puang" kelak dapat diangkat menjadi destinasi wisata baru yang mampu menarik wisatawan domestik hingga mancanegara. Untuk mendukung kelancaran produksi, Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen memberikan dukungan moril secara penuh. Ia menekankan bahwa dukungan bagi proyek kreatif tidak selalu harus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dapat dimaksimalkan melalui sinergi dengan berbagai stakeholder dan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Banjarmasin.(naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama