DIDATA: Petugas Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Tanah Bumbu mendata harga sejumlah komoditas di pasar Tanah Bumbu/Foto: Diskumdagri Tanah BumbuBANUATODAY.COM,BATULICIN – Harga sejumlah jenis cabai di Kabupaten Tanah Bumbu, mengalami kenaikan. Di sisi lain, harga bawang putih dan gula pasir curah justru mengalami penurunan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Tanah Bumbu, Hendro Satria Rakhmatullah, mengatakan perubahan harga tersebut berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Harian Simpang Empat dan Pasar Raya Bumi Pangeran Kusan Hilir.
Hendro menjelaskan, kenaikan harga cabai terjadi karena pasokan yang tersedia mengalami penurunan. “Bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah komoditas cabai,” kata Hendro.
Harga cabai merah besar naik dari Rp63.333 menjadi Rp70.000 per kilogram atau sebesar 9,52 persen.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting dan cabai rawit lokal. Kedua jenis cabai tersebut naik dari Rp71.667 menjadi Rp73.333 per kilogram atau sekitar 2,27 persen.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau, cabai rawit taji, cabai rawit tio, dan cabai rawit mutiara masih belum mengalami perubahan.
Berbeda dengan cabai, harga bawang putih turun dari Rp36.333 menjadi Rp35.000 per kilogram atau sebesar 3,81 persen. Penurunan tersebut dipengaruhi bertambahnya ketersediaan komoditas di pasaran.
Harga gula pasir curah juga mengalami penurunan sekitar 1,74 persen menjadi Rp18.000 per kilogram.
Menurut Hendro, penurunan harga gula berkaitan dengan kondisi harga gula di pasar global serta meningkatnya pasokan seiring panen tebu.
“Selain itu, harga gula juga berangsur turun karena harga dari gula di pasar global menurun dan pasokan melimpah karena adanya panen tebu di daerah pemasok,” ujarnya.
Sementara itu, harga beras lokal, minyak goreng, daging sapi segar, daging ayam ras, telur, dan susu masih relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya.(naz/fsl)
Tags:
Ekbis
