BANUATODAY,COM,BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel dalam menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi kaum duafa.
Penyaluran bantuan beasiswa pendidikan tersebut berlangsung di Aula Gedung Sekretariat Bersama Khatib Dayan Banjarmasin, Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kamis (20/08).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menegaskan bahwa beasiswa yang disalurkan ini bukan sekadar bantuan materi semata. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian bersama agar anak-anak di Kota Banjarmasin bisa terus bersekolah, belajar, dan meraih cita-citanya.
"Bantuan yang disalurkan hari ini tentu sangatlah berarti. Gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting bangun karakter yang baik," pesan Sekda Muftezar.
Di hadapan para pelajar dan mahasiswa penerima bantuan, Muftezar mengingatkan agar mereka menjadikan beasiswa ini sebagai batu loncatan untuk mengembangkan potensi diri dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.
"Jangan berpikir menjadi orang sukses hanya untuk diri sendiri. Jadilah orang-orang yang memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Banjarmasin tercinta," tegasnya berpesan.
Diketahui, bantuan beasiswa dan pendidikan ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat. Untuk jenjang Strata 1 (S1), bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga sarjana diberikan kepada 10 orang mahasiswa. Rinciannya meliputi 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN, dan 1 mahasiswa Poliban dengan total dana mencapai Rp29,5 juta.
Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan disalurkan kepada 35 anak dengan total dana sebesar Rp30,7 juta. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara praktis melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terus dibangun bersama UPZ Bank Kalsel. Ia menyebut program ini masuk ke dalam payung "Banjarmasin Cerdas" melalui komponen Baznas Cendikia.
"Total tahun ini target kita ada 300 orang, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran. Kami sampaikan juga terima kasih kepada para ASN dan dermawan. Semakin banyak zakat, infak, dan sedekah yang masuk ke BAZNAS, semakin banyak pula penerima manfaat bagi kaum duafa," ungkap Riduan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid, menyatakan bahwa komitmen Bank Kalsel dalam mendukung pendidikan di daerah sangatlah kuat.
"Kita sudah bekerjasama lama dengan BAZNAS. Melalui sinergi ini, penyaluran dana UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik. Ini murni dukungan kami untuk sekolah, keperluan pendidikan anak-anak, dan pembinaan sumber daya manusia," tuturnya.(naz/fsl)

