Trending

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Trio Motor Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

KABUT: Jalanan di Kalimantan Selatan yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla)/Foto Trio Motor


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan menjadi perhatian bagi pengguna sepeda motor. Selain berisiko terhadap kesehatan, asap tebal juga dapat menurunkan jarak pandang dan meningkatkan potensi kecelakaan di jalan, Kamis (20/8/2026).

Melihat kondisi tersebut, PT Trio Motor melalui tim Safety Riding mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan prinsip #Cari_Aman selama berkendara di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.

PIC Safety Riding PT Trio Motor, Yoga Prabowo, mengatakan pengendara harus menyesuaikan kecepatan dan gaya berkendara dengan kondisi lingkungan. Jika jarak pandang sudah terlalu terbatas, perjalanan sebaiknya tidak dipaksakan.

“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, gunakan masker dan pastikan visor helm tetap bersih. Jika pandangan sudah terlalu terbatas, jangan memaksakan perjalanan dan segera mencari tempat berhenti yang aman,” ujar Yoga.

Ia juga mengingatkan pengendara memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum bepergian. Penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut serta helm dengan visor bersih dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan asap sekaligus menjaga visibilitas.

Saat berada di jalan, pengendara disarankan memperlebar jarak dengan kendaraan di depan dan menghindari manuver mendadak maupun aktivitas menyalip ketika pandangan terbatas. Kecepatan juga perlu dikurangi agar pengendara memiliki waktu reaksi yang cukup apabila terjadi pengereman mendadak.

Kondisi sepeda motor turut perlu diperiksa sebelum digunakan, terutama lampu utama, sistem pengereman dan ban. Lampu utama dapat membantu keberadaan kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain saat jarak pandang menurun.

Namun, pengendara juga diimbau tidak menggunakan lampu jauh secara berlebihan karena pantulan cahaya pada partikel asap justru dapat mengganggu pandangan.

Yoga menegaskan, pengendara perlu mengetahui batas aman saat menghadapi kabut asap. Jika kondisi semakin pekat dan jarak pandang membahayakan, perjalanan sebaiknya ditunda atau pengendara berhenti di lokasi yang aman.

“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama. Jangan karena ingin cepat sampai, pengendara justru mengambil risiko dengan tetap melaju ketika jarak pandang sangat terbatas. Lebih baik berhenti sejenak di tempat yang aman daripada memaksakan perjalanan dalam kondisi yang berisiko,” tambahnya.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari Kampanye Sinergi Bagi Negeri yang dilakukan Trio Motor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara. Melalui kampanye #Cari_Aman, Honda bersama Trio Motor mendorong pengendara agar selalu mempertimbangkan kondisi kesehatan, jarak pandang dan situasi jalan sebelum memulai perjalanan.

Dengan menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, menggunakan perlengkapan berkendara yang tepat serta tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi berbahaya, pengendara diharapkan dapat tetap aman menghadapi kondisi kabut asap di jalan. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama