BANUATODAY.COM,BANJARMASIN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kalimantan Selatan menyebabkan kabut asap pekat menyelimuti berbagai wilayah, termasuk Kota Banjarmasin.
Merespons kondisi tersebut, SD Alam Aisyiyah Banua Anyar Banjarmasin bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) setempat menggelar Salat Istisqa. Ibadah untuk memohon turunnya hujan ini dilaksanakan di halaman Masjid Al Haq pada Jumat (21/8) pagi.
Kepala SD Alam Aisyiyah, Khansa Azkia, menyebutkan bahwa salat ini digelar secara serentak oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Banjarmasin. Langkah ini diambil berdasarkan imbauan dari Forum Komunikasi Kepala Sekolah.
"Pertama, karena keadaan Kota Banjarmasin sudah sangat parah akibat kabut asap, dan air sungai juga sudah mengering. Jadi, kita memohon pertolongan dari Allah SWT sekaligus mengajarkan anak-anak bahwa di saat kesulitan atau dalam kekeringan, kita bisa meminta pertolongan kepada Allah," ujar Khansa.
Sementara itu, Imam sekaligus Khatib Salat Istisqa, M. Fikri Azhari, menjelaskan bahwa dalam kondisi saat ini, umat Islam disunahkan untuk melaksanakan ibadah tersebut. Ia menuturkan bahwa ada berbagai macam cara meminta hujan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW, namun salah satu yang paling sering dilakukan adalah melalui salat berjemaah di lapangan.
"Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kita mengajarkan kepada anak-anak bahwa ketika dilanda musibah kekeringan, ada sunah yang sangat jarang dilakukan di zaman sekarang. Kita mengajarkan kepada mereka bahwasanya ini merupakan sunah Nabi yang patut kita lestarikan," tutur Fikri.(naz/fsl)

