Trending

Pebisnis Sasirangan Alam Masih Minim Jumlahnya

 

SASIRANGAN : Salah satu pelaku usaha sasirangan alam yang masih bertahan/foto:naza

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN - Ribet dan terlalu lama pengerjaannya membuat belum banyak pelaku usaha melirik bisnis sasirangan alam ini.

Diungkapkan Leni dari D'daunan  salah satu pebisnis sasirangan Alam, selain pengerjaan yang lama, harga jualnya pun lebih mahal dari sasirangan biasa sehingga penjualannya tidak secepat sasirangan biasa 

"Sebenarnya untuk bahan pewarna alam banyak didapat, namun harga jualnya memang tidak bisa lebih murah karena pembuatan yang sulit dan harga bahan baku yang mahal," tambahnya.

Menurut Leni, harga sasirangan alam dua kali lipat bahkan bisa lebih dibanding sasirangan biasa, seperti harga mukena sasirangan biasa hanya sekitar Rp250 ribu , kalau sasirangan alam bisa mencapai angka di atas satu jutaan," jelasnya lagi.

Untuk itulah, ia sangat berharap ada peran pemerintah untuk lebih mengembangkan sasirangan alam, misal dengan memberikan subsidi sehingga harga bisa lebih murah.

"Kalau bisa ada bantuan pemerintah agar pelaku usaha sasiramgan alam bisa semakin berkembang," harapnya.

Hal senada diungkapkan Noor Yuritha, owner Alina Sasirangan Banjarmasin, sebenarnya untuk pasarnya masih terbuka hanya saja  memang harga yang mahal menjadi salah satu kendala untuk penjualannya.

"Ini yang membuat pelaku usaha minim untuk melirik bisnis sasirangan alam ini," imbuhnya.(naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama