PANTAU: Ketua DPRD Rikval Fachruri dan Komisi III melaksanakan inspeksi mendadak progres pembangunan Jembatan ZaprI Zamzam./foto:anaBANUATODAY.COM,BANJARMASIN – Pembangunan Jembatan Zapry Zamzam dikebut. Hingga saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai 30 persen. Capaian tersebut lebih cepat dibanding target yang ditetapkan. Sebelumnya, progres pekerjaan ditargetkan berada di angka 25 persen.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan pembangunan berjalan cukup baik. Namun, kecepatan pekerjaan harus tetap memperhatikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
“Selama tahap pengerjaan, jangan sampai mengganggu kegiatan warga. Apalagi di sini bersebelahan dengan masjid. Tentunya harus dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan baik,” ujarnya, Senin (24/8/2026).
Politisi Golkar ini berharap progres yang sudah melampaui target tersebut dapat terus dipertahankan. Dengan begitu, jembatan bisa selesai sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan masyarakat.
“Targetnya selesai Desember. Kita berharap bisa selesai sesuai targetnya, sehingga nanti bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Banjarmasin,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandi menambahkan, sejumlah persiapan sudah dilakukan sebelum pekerjaan dimulai. Prinsipnya, pembangunan harus tepat waktu dan tepat sasaran.
“Hal tersebut sudah kami lakukan sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Tentunya ada beberapa prinsip yang kami laksanakan, yaitu tepat waktu dan tepat sasaran,” jelasnya.
Chandra menyebut progres 30 persen menjadi modal untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Semula, pembangunan ditargetkan rampung pada awal Desember. Namun, melihat perkembangan di lapangan, pihaknya optimis pekerjaan dapat ditarik lebih cepat.
“Mudah-mudahan bisa kita tarik ke akhir November,” ungkapnya.
Jika pembangunan selesai lebih cepat, akses tersebut diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pengguna jalan di kawasan Zapry Zamzam dan sekitarnya.
Selain mengejar waktu, PUPR juga memperhatikan kenyamanan pengguna jalan. Salah satu masukan masyarakat yang menjadi perhatian adalah kemiringan akses jalan agar tidak terlalu curam.
“Kami juga mendapat masukan dari masyarakat agar operasional jalan ini tidak curam. Memang sudah didesain sedemikian rupa, termasuk bagian yang perlu dibebaskan, sehingga masyarakat bisa nyaman lewat sini,” tuturnya.
Pembangunan jembatan tersebut nantinya diharapkan memperlancar konektivitas antara Jalan Zapry Zamzm dengan kawasan Kompleks DPR.(yln/fsl)
Tags:
Metropolis
