DITEMUKAN: Bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang sempat hilang kontak di perairan Laut Jawa akhirnya ditemukan mengapung dari pantauan Helikopter Dauphin HR-3601./foto ig: kantorsar_banjarmasinBANUATODAY.COM,BANJARMASIN— Bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang sempat hilang kontak di perairan Laut Jawa akhirnya ditemukan.
Tim SRU Udara yang mengoperasikan Helikopter Dauphin HR-3601 berhasil mendeteksi dan menemukan lokasi bangkai kapal saat melakukan penyisiran visual dari udara.
Hasil pemantauan beserta koordinat lokasi temuan tersebut langsung diteruskan kepada Tim SAR Gabungan di laut (SRU Laut) untuk penanganan lanjutan, penyisiran kawasan sekitar, dan persiapan evakuasi.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwaghandi mengonfirmasi, berdasarkan laporan pemantauan udara sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi terakhir KM Virgo Transport 8 masih mengapung dalam keadaan terbalik.
"Bagian bawah kapal terlihat berada di permukaan air. Kapal-kapal yang melakukan operasi juga masih berada di sekitar lokasi untuk menyebar ke sejumlah titik pencarian," ujar Dudy.
Ia menegaskan, keberadaan para korban yang belum ditemukan kini menjadi fokus utama operasi SAR.
Tim penyelamat masih mendalami apakah sisa korban terperangkap di dalam lambung kapal atau sudah terbawa arus menjauh dari lokasi kejadian.
"Kami pada saat ini ada fokus untuk melakukan SAR, sampai dengan seluruh korban bisa ditemukan," tegasnya.
Operasi pencarian ini melibatkan armada lintas instansi. Selain kapal-kapal di sekitar perairan yang dikerahkan, penyisiran udara diperkuat pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya milik Basarnas, serta dukungan armada udara dari Polri, TNI AL, dan BNPB.
Jarak lokasi kecelakaan yang berjarak sekitar enam jam perjalanan dari Banjarmasin menjadi salah satu pertimbangan utama pergerakan unsur SAR.
Basarnas memastikan seluruh proses operasi mengacu pada pedoman International Maritime Organization (IMO) dengan mengalokasikan seluruh potensi SAR secara optimal.(Naz/fsl)
