Trending

Barito Putera Optimalkan Persiapan Jelang Pegadaian Championship 2026/2027

 

LATIHAN: Skuad Laskar Antasari menjalani sesi latihan fisik di Stadion 17 Mei Banjarmasin/foto /dok barito putera

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN - Setelah melakukan pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta dan mendapat jatah libur selama dua hari, skuad Laskar Antasari kembali melanjutkan persiapan menuju kompetisi Championship musim ini. Bayu Pradana dan kawan kawan terlihat menjalani sesi latihan di Stadion 17 Mei Banjarmasin sejak Selasa (02'09)

Asisten Pelatih Barito Putera, Isnan Ali, mengungkapkan bahwa dalam beberapa kali latihan perdana ini timnya fokus mengembalikan kondisi fisik pemain pascalibur, dan bersyukur tidak ditemukan penurunan kondisi.

"Alhamdulillah kita kembali ke Stadion 17 Mei lagi dan tentu kita akan mempersiapkan matang. Hari ini kita lebih ke ketahanan fisik untuk melihat kondisi anak anak usai libur, dan alhamdulillah tidak ada kendala," ujar Isnan Ali.

Sebagai bahan evaluasi jelang kompetisi, skuad Laskar Antasari sebelumnya telah menjalani lima laga uji coba selama masa persiapan menuju Pegadaian Championship 2026/2027. Dari lima laga tersebut, Barito Putera mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Tim sempat kalah 1-2 dari tim Liga 1, Isenmulang FC, bermain imbang 0-0 melawan Adhyaksa FC, menang 3-1 atas PSMS Medan, menang 2-1 atas Sumsel United yang semua dari tim satu kasta, Liga 2 dan sebelum akhirnya kembali takluk 0-1 dari tim lIga 1 Madura United pada laga terakhir.

Rangkaian uji coba tersebut dinilai bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan proses menguji mental, taktik, dan kesiapan tim sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya. Setiap laga menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih untuk membenahi skuad menjelang bergulirnya Pegadaian Championship.

Ketua Bidang Suporter Barito Mania, Aldino Yoga, turut menanggapi rangkaian laga uji coba yang telah dijalani Barito Putera. Ia mengapresiasi kinerja tim yang tetap konsisten menjalani uji coba di tengah waktu persiapan yang terbatas.

"Tentunya ini sangat luar biasa, kita apresiasi kinerja tim walaupun dalam keadaan mepet, tapi tim tetap melakukan uji coba untuk memberikan performa atau persiapan yang baik dan maksimal untuk menghadapi Liga 2 yang akan dijalani nanti," ujar Aldino, Kamis (03/09)

Ia menyebutkan, dari lima kali laga uji coba yang telah dijalani, Barito Putera mencatatkan dua kekalahan, satu kali imbang, dan dua kali kemenangan. Meski demikian, menurutnya hasil tersebut bukan menjadi tolok ukur utama.

"Sebenarnya hasil ini tidak bisa kita jadikan patokan. Tapi yang terpenting adalah tim sudah mengetahui di mana celah kurangnya, tim juga mengetahui di mana titik lemahnya tim. Nah tentunya bisa untuk dievaluasi bersama dan diperbaiki sebelum menghadapi laga yang cukup serius di Liga 2 nanti," jelasnya.

Menurut Aldino, rangkaian uji coba ini menjadi ruang bagi tim kepelatihan untuk melihat berbagai aspek penting, mulai dari komposisi pemain, stamina, kesiapan strategi, hingga titik lemah tim yang nantinya bisa diantisipasi.

"Jadi apapun hasilnya, yang terpenting adalah tim kepelatihan bisa melihat komposisi pemain, bisa melihat stamina pemain, bisa melihat strategi apakah sudah bisa dijalankan oleh pemain, dan juga bisa melihat titik lemah di dalam tim yang bisa nantinya diantisipasi untuk menjadi kekuatan," katanya.

Ia menegaskan, hasil uji coba bukan menjadi patokan akhir, melainkan bahan evaluasi bersama demi performa tim yang lebih baik menjelang kompetisi.

"Hasil bukan jadi patokan, tapi ini menjadi evaluasi bersama untuk tim, untuk lebih baik lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Barito Putera hanya memiliki waktu kurang dari 10 hari untuk mematangkan strategi sebelum memulai laga perdana di kompetisi Liga 2 Championship yang dijadwalkan bergulir mulai 12 September mendatang.(yln/rdh)

Lebih baru Lebih lama