TRAVEL : Travel agent yang tergabung di Asita pada rakerda III di ballroom BNI Banjarmasin/foto:nazaBANUATODAY.COM,BANJARMASIN - Kabut asap yang beberapa bulan ini melanda Kalimantan Selatan sangat memukul bisnis pariwisata di Kalimantan Selatan.
Ketua DPD Asita (association of the Indonesian Tours and Travel agencies) Kalsel Hj Dewi Restina SE mengaku, kabut asap ini sangat mengganggu bisnis travel wisata, dampaknya sangat besar hingga bisa membuat kerugian bagi pemilik travel wisata.
"Kami sangat terdampak, seperti adanya delay penerbangan, jadwal penerbangan yang kadang tidak sesuai jadwal, ini berdampak pada terganggunya jadwal yang sudah disusun oleh kami selaku pihak travel," ucapnya disela kegiatan rapat kerja daerah ke III yang digelar di BNI Banjarmasin, Selasa (22/09).
Selain itu, minat masyarakat untuk berwisata ke Kalsel pun menurun, karena adakah kabut asap, penurunan hampir mencapai 70 persen dari beberapa bulan sebelumnya
Hal senada diungkapkan Hj Armistyani penasehat Asita Kalsell, ia mengaku sejak adanya kabut asap, penjualan tiket penerbangan pun menurun.
"Ada trend penurunan untuk pembelian tiket baik untuk yang berangkat maupun untuk tujuan Kalsel, kami berharap kabut asap bisa cepat berlalu," harapnya.
Sementara itu, pada kegiatan rakerda III Asita dilakukan penguatan jaringan untuk anggota Asita, karena sekarang tidak hanya persaingan semakin sengit tapi juga teknologi yang semakin berkembang.
"Di rakerda ini kami saling menguatkan dan tentunya harus terus meningkatkan kompetensi termasuk dibidang teknologi," imbuhnya.(Naz/fsl)
