Trending

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H pada 8 Februari 2027

TETAPKAN: Muhammadiyah menetapkan 8 Februari 2027 sebagai awal 1 Ramadan 1448 H/Foto muhammadiyah.or.id


BANUATODAY.COM, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Penetapan tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang kini digunakan Muhammadiyah dalam menentukan kalender Hijriah, Minggu (20/9/2026).

Berdasarkan kalender resmi KHGT Muhammadiyah, 1 Ramadan 1448 H bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027. Dengan demikian, malam pertama Ramadan diperkirakan berlangsung pada Ahad malam, 7 Februari 2027, sehingga warga Muhammadiyah yang mengikuti kalender tersebut dapat mulai melaksanakan salat Tarawih pada malam itu.

Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1448 H atau Hari Raya Idulfitri pada Selasa, 9 Maret 2027. Penetapan tersebut tercantum dalam kalender KHGT yang diterbitkan Muhammadiyah.

Selain awal dan akhir Ramadan, kalender KHGT mencatat sejumlah tanggal penting selama bulan suci. Nuzulul Quran atau 17 Ramadan 1448 H ditetapkan bertepatan dengan Rabu, 24 Februari 2027, sedangkan 29 Ramadan jatuh pada Senin, 8 Maret 2027.

Penggunaan KHGT menjadi bagian dari perubahan sistem kalender Muhammadiyah. Muhammadiyah menyatakan telah mengadopsi dan mulai menerapkan Kalender Hijriah Global Tunggal sejak Ramadan 1447 Hijriah. Sistem tersebut menggunakan perhitungan astronomis dengan prinsip penyatuan kalender Hijriah secara global.

Meski demikian, tanggal tersebut merupakan penetapan berdasarkan kalender Muhammadiyah dan menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah. Pemerintah Indonesia belum menetapkan awal Ramadan 1448 H secara resmi karena penetapannya masih menunggu mekanisme pemerintah melalui Kementerian Agama dan Sidang Isbat.

Hal serupa berlaku untuk Idulfitri. Pemerintah telah mencantumkan 10-11 Maret 2027 sebagai hari libur nasional Idulfitri dalam SKB Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, tetapi SKB tersebut menegaskan bahwa penetapan tanggal 1 Ramadan dan Idulfitri tetap dilakukan melalui Keputusan Menteri Agama.

Dengan adanya penetapan melalui KHGT tersebut, warga Muhammadiyah telah memiliki acuan kalender untuk mempersiapkan rangkaian ibadah Ramadan 1448 H, termasuk pelaksanaan puasa dan Hari Raya Idulfitri. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama