![]() |
| MUSHAF: Presiden Prabowo saat menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor/Foto BPMI Setpres/Rusman |
BANUATODAY.COM, PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan buku “Gontor untuk Indonesia” saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Mushaf Al-Qur’an Gontor diserahkan kepada Presiden oleh Pimpinan PMDG KH Akrim Mariyat. Sementara buku “Gontor untuk Indonesia” diberikan KH Hasan Abdullah Sahal sebagai dokumentasi perjalanan Gontor serta kiprah para alumninya dalam berbagai bidang pengabdian kepada bangsa dan negara.
KH Hasan Abdullah Sahal menjelaskan, buku tersebut menjadi salah satu persembahan Gontor dalam momentum satu abad perjalanan lembaga pendidikan tersebut. Isinya merekam kontribusi para alumni Gontor yang tersebar di berbagai bidang pengabdian di Indonesia.
“Jadi, hasil kami alumni-alumni kami, mengabdi di bangsa ini, tidak bisa kami sebutkan satu persatu, dalam waktu yang singkat ini. Maka, ya saya tolong. Kami hanya bisa menyampaikan buku hadiah ‘Gontor untuk Indonesia’ dan sekaligus, meresmikan mushaf Gontor,” ujar KH Hasan.
Selain buku, Mushaf Al-Qur’an Gontor menjadi salah satu karya yang dipersiapkan khusus untuk menandai perjalanan satu abad PMDG. Mushaf tersebut ditulis langsung oleh ustaz dan santri Gontor yang memiliki keahlian dalam bidang kaligrafi atau khat.
Proses pengerjaan mushaf telah dimulai sejak 2023 dan berlangsung hampir tiga tahun. Menurut keterangan resmi Gontor, penulisan mushaf tersebut telah rampung dan melewati tahapan tashih atau verifikasi sebelum sebagian hasilnya dicetak untuk diluncurkan pada puncak peringatan 100 tahun Gontor.
KH Hasan juga menegaskan bahwa proses pembuatan mushaf melibatkan lingkungan Gontor secara langsung, mulai dari penulisan hingga penerbitan dan pencetakan.
“Dicetak santri Gontor. Diterbitkan di percetakan Gontor. Dibagikan pada anak-anak Gontor. Dihadiahkan kepada Bapak dan pada umat Islam,” katanya.
Sementara itu, buku “Gontor untuk Indonesia” menjadi dokumentasi mengenai perjalanan serta sumbangsih alumni Gontor dalam berbagai bidang. Karya tersebut menjadi bagian dari rangkaian persembahan PMDG dalam memperingati satu abad perjalanan pendidikan dan pengabdiannya.
Peringatan 100 Tahun Gontor sendiri telah disiapkan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 2023. Rangkaian puncaknya mencakup Khatmul Qur’an dan Sujud Syukur pada Jumat (18/9/2026), Resepsi Kesyukuran bersama Presiden pada Sabtu (19/9/2026), serta Reuni Akbar alumni pada Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan sejumlah pesan kepada keluarga besar Gontor. Presiden menilai nilai-nilai dalam Panca Jiwa Gontor sejalan dengan perjuangan membangun bangsa Indonesia.
Prabowo meminta para santri dan santriwati Gontor meneruskan perjuangan membangun Indonesia. Ia menekankan bahwa generasi muda akan menjadi penerus perjuangan bangsa.
Selain menghadiri resepsi, Prabowo juga meresmikan Balai Pertemuan Pondok Modern serta Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor di Ponorogo. Peresmian tersebut dilakukan setelah Presiden menghadiri dan memberikan sambutan pada resepsi kesyukuran 100 tahun PMDG.
Momen peringatan satu abad tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan PMDG menuju abad kedua, dengan sejumlah agenda pendidikan dan pengembangan lembaga sebagai bagian dari rangkaian peringatannya. (naz/fsl)

