Trending

Razia Lapas Banjarbaru, Ditemukan Sajam Rakitan

 ‎

SITA: Petugas gabungan menyita senjata tajam rakitan, terminal listrik liar, hingga korek gas dalam razia yang digelar di LP Banjarbaru/foto :humas Lp Banjarbaru

‎BANUATODAY.COM,BANJARBARU — Operasi penertiban  barang terlarang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru membuahkan hasil. Dalam razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Sabtu (19/9), petugas berhasil menyita berbagai barang berbahaya dari kamar warga binaan, mulai dari senjata tajam (sajam) rakitan hingga terminal listrik rakitan.

‎Operasi penertiban skala besar tersebut diawali dengan pengarahan personel. Sebanyak 96 petugas Lapas Banjarbaru diterjunkan bersama 10 anggota Satbrimob Polda Kalsel, 11 personel Polres Banjarbaru, 6 anggota BNNK Banjarbaru, serta 5 anggota Koramil 1006-07/Banjarbaru. 

‎Aksi ini juga dipantau langsung oleh Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalsel, Isnawan.

‎Usai apel, petugas gabungan langsung bergerak menyisir 40 kamar hunian yang tersebar di Blok Tarumanegara dan Blok Padjajaran. 

‎Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada setiap sudut ruangan dan barang-barang pribadi milik warga binaan dengan mengedepankan prinsip keamanan serta sikap humanis.

‎Dari hasil penggeledahan mendalam tersebut, petugas menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban. 

‎Di antaranya senjata tajam rakitan, terminal listrik rakitan, kipas angin, korek api gas, paku, gunting kuku, alat cukur, sendok stainless, botol parfum, hingga kartu domino. Semua temuan tersebut langsung didata untuk dimusnahkan sesuai ketentuan.

‎Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, menegaskan bahwa penindakan fisik terhadap barang terlarang ini merupakan bagian dari komitmen menciptakan lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkotika (Halinar).

‎“Seluruh barang bukti hasil razia langsung kami amankan untuk dimusnahkan. Kegiatan hari ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung 15 Program Aksi yang dicanangkan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui kolaborasi solid bersama APH,” tegas Irwanto.

‎Sebagai langkah komplementer untuk memastikan blok hunian bersih dari narkoba, Lapas Banjarbaru turut menggelar tes urine masal mendadak terhadap 100 warga binaan dan 30 petugas dengan pengawasan langsung dari pihak BNNK Banjarbaru.

‎Langkah preventif ini mendapat apresiasi dari instansi penegak hukum setempat. Anggota Polres Banjarbaru, Ipda Pujiyanto, serta Peltu Andreas dari Koramil 1006-07/Banjarbaru menyatakan kesiapan TNI-Polri untuk terus mendukung penuh langkah pembinaan, pengawasan, dan razia berkala di Lapas Banjarbaru demi menjaga kondusivitas wilayah.(Yan/fsl)

Lebih baru Lebih lama