![]() |
| TALENTA: Telkomsel melalui IndonesiaNEXT Summit 2026 hadirkan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kecerdasan AI/ Foto Telkomsel |
BANUATODAY.COM, JAKARTA – Telkomsel menutup rangkaian program IndonesiaNEXT tahun ke-10 melalui IndonesiaNEXT Summit 2026 yang digelar di Jakarta, pada Kamis lalu (4/9/2026).
Mengangkat tema “AI Driven Digital Talents”, program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan kemampuan di bidang kecerdasan artifisial (AI), sekaligus mengasah pengalaman dan kesiapan menghadapi kebutuhan industri digital.
Memasuki satu dekade penyelenggaraan, IndonesiaNEXT tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi. Para peserta juga dibekali kemampuan mengembangkan solusi digital yang dapat menjawab persoalan nyata di masyarakat serta digunakan secara bertanggung jawab.
Rangkaian program yang dimulai sejak April 2026 itu diikuti 8.916 mahasiswa pada tahap awal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 peserta mengikuti proses onboarding, kemudian 300 peserta melanjutkan ke tahap sertifikasi internasional dan pengayaan kompetensi.
Selanjutnya, 99 peserta mengikuti digital hackathon untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menyusun gagasan solusi berdasarkan berbagai studi kasus.
Dari rangkaian seleksi tersebut, terpilih 24 talenta digital terbaik yang terbagi dalam delapan tim. Masing-masing tim terdiri dari tiga peran utama dalam pengembangan produk digital, yakni Hacker sebagai pengembang teknologi, Hipster yang berfokus pada pengalaman pengguna, serta Hustler yang menangani aspek produk dan keberlanjutan bisnis.
Sebelum memasuki tahap puncak, para peserta juga menjalani offline bootcamp pada 1-3 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai ekosistem AI Telkomsel, pengembangan produk, kolaborasi lintas peran, etika profesional, perlindungan data hingga teknik presentasi.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan, memasuki tahun ke-10 IndonesiaNEXT, pihaknya ingin memastikan generasi muda tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara tepat dan bertanggung jawab.
“Memasuki satu dekade IndonesiaNEXT, kami ingin memastikan talenta digital memahami dan mampu menggunakan teknologi secara tepat, bertanggung jawab, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman langsung bersama industri, para peserta berlatih mengubah ide menjadi solusi yang dapat dikembangkan,” ujar Abdullah.
Pada IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi digital yang mereka kembangkan di hadapan dewan juri dari kalangan industry expert.
Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan pemahaman terhadap persoalan, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, hingga potensi penerapan dan keberlanjutan solusi.
Dari proses tersebut, Scenaria ditetapkan sebagai Best Team. Tim yang beranggotakan Atha Azzahra Khairun Nisa dari Universitas Brawijaya sebagai Hipster, Wahyu Oktiansyah dari Telkom University sebagai Hustler, serta Putera Nami Shiddieqy dari Universitas Sumatera Utara sebagai Hacker.
Scenaria mengembangkan platform AI-Powered Sales Roleplay & Training yang dirancang untuk membantu tenaga penjualan berlatih menghadapi berbagai situasi pelanggan secara interaktif. Solusi tersebut juga memungkinkan pengguna menguji kemampuan mengambil keputusan sekaligus meningkatkan performa sesuai kebutuhan perusahaan.
Selain penghargaan untuk tim terbaik, Telkomsel juga menetapkan tiga talenta terbaik pada masing-masing kategori.
Untuk kategori Best Hacker, penghargaan diberikan kepada Putera Nami Shiddieqy dari Universitas Sumatera Utara, Muanai Khalifah Revindo Purba dari Universitas Sriwijaya, dan Reno Syaelendra dari Universitas Trunojoyo.
Sementara kategori Best Hipster diraih Atha Azzahra Khairun Nisa dari Universitas Brawijaya, Radja Daffa Ramadhan dari Universitas Dian Nuswantoro, dan Nanta Dwi Kurniawan dari Universitas Muhammadiyah Riau.
Adapun kategori Best Hustler diberikan kepada Andi Alya Inar Putri dari Universitas Hasanuddin, Vania Winanda Aurellia dari Universitas Brawijaya, serta Wahyu Oktiansyah dari Telkom University.
Berbagai solusi yang dipresentasikan peserta mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Di antaranya kesehatan mental, peningkatan kompetensi tenaga penjualan, pengelolaan limbah, pengembangan kepercayaan diri melalui AI coaching, hingga pemanfaatan teknologi untuk sektor pangan dan perikanan.
Selama satu dekade, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi. Program tersebut juga telah memberikan sertifikasi berstandar industri kepada lebih dari 9.000 peserta serta menghasilkan 280 alumni terbaik.
Telkomsel menyatakan pengembangan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang inklusif sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi menuju Indonesia Emas 2045. (naz/fsl)

