Trending

Suarakan "Free Palestine" di Konser Ed Sheeran, Aksi Panggung Macklemore Tuai Sorotan Publik

DUKUNGAN: Macklemore sampaikan dukungannya terhadap Palestina pada konser Ed Sheeran/Foto Instagram macklemore


BANUATODAY.COM, NEW JERSEY – Rapper asal Amerika Serikat Macklemore menyampaikan dukungannya terhadap Palestina saat tampil sebagai salah satu penampil pembuka dalam konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026).

Momen tersebut terjadi dalam dua pertunjukan Loop Tour pada 4 dan 5 September 2026. Dalam penampilannya, Macklemore mengenakan keffiyeh dan menyerukan “Free Palestine” di hadapan puluhan ribu penonton.

Ia kemudian membawakan lagu protes miliknya, “Hind's Hall”, yang dirilis pada 2024 dan terinspirasi dari aksi mahasiswa pro-Palestina di Columbia University. Saat lagu tersebut dibawakan, layar di sekitar stadion turut menampilkan gambar terkait Gaza, Tepi Barat dan aksi demonstrasi pro-Palestina.

Dalam pidatonya, Macklemore mengatakan salah satu alasan dirinya ingin mengikuti tur tersebut adalah agar memiliki kesempatan menyampaikan dukungan terhadap Palestina dari panggung besar.

“A big part of the reason why I wanted to do this tour in the first place is so I could stand up in stadiums like this and say two words that are very near and dear to my heart: Free Palestine,” ujar Macklemore, seperti dikutip sejumlah media dari rekaman penampilannya.

Ia kemudian menyampaikan pesan kepada masyarakat di Gaza hingga wilayah Tepi Barat yang diduduki agar mengetahui bahwa dirinya tidak melupakan mereka.

Macklemore juga menegaskan bahwa kritiknya terhadap Israel maupun sikapnya menentang apa yang ia sebut sebagai apartheid dan genosida tidak ditujukan kepada masyarakat Yahudi.

“To all of my Jewish brothers and sisters: Criticism of Israel, criticism of apartheid, being against genocide in no way is criticism of you. My message is for peace; love for all human beings to be treated with dignity, respect, and equality,” katanya.

Pernyataan tersebut kemudian memicu reaksi beragam. Sebagian penonton memberikan dukungan, sementara sejumlah kelompok pro-Israel mengkritik Macklemore karena dinilai membawa pesan politik ke dalam konser musik.

Israeli-American Council (IAC) bahkan meluncurkan petisi yang meminta Ed Sheeran dan tim turnya mencoret Macklemore dari penampilan-penampilan berikutnya.

IAC menilai panggung konser seharusnya tidak digunakan untuk menyampaikan agenda politik sepihak. Hingga laporan ini dibuat, belum ada pernyataan dari pihak Ed Sheeran yang mengumumkan perubahan posisi Macklemore sebagai penampil pendukung dalam sisa tur.

Kontroversi tersebut kemudian ditanggapi Macklemore. Pada 7 September 2026, ia membagikan video yang memuat pidatonya saat tampil di MetLife Stadium melalui media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Macklemore menegaskan bahwa pesan mengenai kesetaraan dan martabat manusia tidak semestinya menjadi kontroversi.

“Wanting all humans to be treated equal should never be controversial,” tulis Macklemore dalam unggahannya.

Macklemore selama beberapa tahun terakhir memang dikenal aktif menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Penampilannya di MetLife Stadium kembali menempatkannya dalam sorotan publik internasional, sekaligus memunculkan perdebatan mengenai batas antara kebebasan berekspresi dan penyampaian pesan politik dalam pertunjukan musik. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama