Trending

Sukses Lahirkan Juara Nasional, UNISKA Kembali Gelar MTQ Skala Kalsel-Kalteng

 

MTQ : UNISKA Kembali Gelar MTQ Skala Kalsel-Kalteng/fto:ana

BANUATODAY.COM,BARITO KUALA – Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari kembali menegaskan komitmennya dalam syiar Islam dan pembinaan generasi muda dengan menggelar babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Acara puncak ini dilangsungkan di Kampus UNISKA Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, pada Sabtu (05/09).

Ajang tahunan kali ini terasa lebih istimewa karena tidak hanya melibatkan mahasiswa internal, tetapi juga pelajar SMA sederajat se-Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia Pelaksana, H. Abdul Hafiz, M.Pd.I., menyampaikan bahwa babak final MTQ kali ini berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Tercatat ada 182 peserta yang mendaftar dan saling unjuk kemampuan di babak penentuan.

"Terdapat tujuh cabang yang dilombakan pada MTQ kali ini, di antaranya adalah Hifzil, Khattil, Fahmil, Tilawah, serta Karya Tulis Ilmiah," ungkap Hafiz.

Hafiz menambahkan, sebagai perguruan tinggi bernuansa Islami, UNISKA rutin menggelar kegiatan keagamaan setiap tahunnya. Terlebih, pelaksanaan MTQ kali ini bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Langkah ini sekaligus menjadi wadah pencarian bakat baru, menyusul prestasi gemilang UNISKA pada MTQ Nasional Antar-Perguruan Tinggi sebelumnya.

"Tahun lalu, UNISKA berhasil menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia dengan meraih Juara 1 pada cabang Qira'at Sab'ah Putera. Harapannya, lewat ajang ini akan lahir lagi bibit-bibit baru yang siap tumbuh dan berprestasi di tingkat nasional," jelasnya.

Langkah inovatif panitia yang memperluas kepesertaan hingga tingkat pelajar regional mendapat apresiasi penuh dari Rektor UNISKA, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M. Menurutnya, MTQ merupakan agenda rutin di bawah pembinaan Wakil Rektor III yang telah terbukti sukses mencetak qori berprestasi.

"Alhamdulillah, tahun ini pelaksanaannya tidak hanya sebatas seleksi antar-mahasiswa, tetapi juga melibatkan siswa-siswi SLTA se-Kalsel dan Kalteng. Ini adalah langkah maju dari panitia, dan kita berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut di masa mendatang," ujar Prof. Zainul.

Lebih jauh, Prof. Zainul menekankan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah metode untuk mendekatkan generasi muda dengan kitab suci.

"Biar bagaimanapun, Al-Quran adalah petunjuk bagi orang yang bertakwa. Generasi muda muslim memiliki kewajiban untuk mempelajari, membaca, dan mentadaburi isinya. Tujuannya, agar dalam menjalani kehidupan, mereka senantiasa berada pada koridor yang diridai oleh Allah SWT," tutupnya.(yln/rdh)

Lebih baru Lebih lama