Trending

200 Siswa SD di Tanah Laut Ikuti Gerakan Ayo Membaca

 

MEMBACA :Pendiri sekaligus Pembina Jendela Dunia Kita, Rustini Murtadho Muhaimin Iskandar ketika berinteraksi dengan salah seorang pelajar SD di Desa Batakan, Minggu (25/10/2026)/fotto:istimewa

BANUATODAY.COM,PANYIPATAN - Sebanyak 200 siswa sekolah dasar dari Desa Batakan dan Desa Tanjung Dewa mengikuti Gerakan Ayo Membaca di Gedung Serba Guna Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Jendela Dunia Kita (JDK) untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini di wilayah pedalaman.

Para peserta yang terdiri atas siswa kelas I hingga VI tersebut diajak kembali mendekatkan diri pada buku di tengah maraknya penggunaan gawai. Pendiri sekaligus Pembina Jendela Dunia Kita, Rustini Murtadho Muhaimin Iskandar, hadir langsung ke lokasi untuk memberikan motivasi belajar kepada anak-anak pesisir tersebut.

Rustini menegaskan bahwa gerakan ini memang sengaja dipusatkan di daerah-daerah yang selama ini minim mendapatkan sentuhan kegiatan literasi. Menurutnya, penetrasi perangkat digital kini sudah merambah hingga pelosok sehingga anak-anak berisiko melupakan buku cetak sebagai sumber pengetahuan primer.

"Kita sengaja ingin datang ke daerah-daerah yang jarang tersentuh, termasuk wilayah pedalaman. Daerah seperti ini menjadi fokus gerakan kita. Kita ingin memberikan motivasi dan semangat supaya anak-anak gemar membaca," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebiasaan membaca mesti dibiasakan sejak bangku sekolah dasar agar menjadi pola hidup harian, baik saat berada di ruang kelas maupun lingkungan rumah. Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti rajin beribadah, tidur tepat waktu, belajar tekun, serta mengonsumsi asupan bergizi layaknya tahu, tempe, telur, dan ikan laut.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala menyampaikan apresiasi penuh atas terselenggaranya inisiatif literasi swadaya ini. Wakil Bupati H Muhammad Zazuli yang turut hadir bersama Ketua GOW Tala Hj Wiwi Zazuli menilai aktivitas ini mampu membangkitkan rasa ingin tahu dan keberanian generasi muda dalam merancang masa depan mereka.

"Membaca itu bukan sekadar tugas sekolah, tetapi petualangan seru untuk mengenal dunia. Melalui buku, anak-anak dapat membayangkan masa depan yang ingin dicapai dengan tetap tekun belajar dan menghormati orang tua," tuturnya.

Sementara itu, Hj Endang Isnawangsih, selaku pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa acara ini dirancang terpadu dengan melibatkan para guru serta kepala sekolah setempat. Keterlibatan tenaga pendidik lokal diharapkan dapat menjamin keberlanjutan tradisi membaca anak-anak setelah rangkaian program selesai. (Yan/fsl)

Lebih baru Lebih lama