| BERHENTI: Andrew Garfield berhenti menggunakan AI usai mendalami peran sebagai CEO OpenAI/Foto Youtube Jimmy Kimmel Live |
BANUATODAY.COM, LOS ANGELES – Aktor Hollywood Andrew Garfield mengungkapkan bahwa dirinya berhenti menggunakan ChatGPT setelah mendalami karakter Sam Altman, CEO OpenAI, dalam film Artificial garapan sutradara Luca Guadagnino.
Dalam wawancara dengan majalah hiburan Variety saat pemutaran perdana film tersebut di New York Film Festival, Garfield mengaku proses pendalaman karakter membuat pandangannya terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) berubah.
“Saya mulai merasa sedikit takut,” ujar Garfield, sebagaimana dikutip Variety. Ia juga mengaku menjadi lebih berhati-hati dan tidak terlalu memercayai teknologi tersebut.
Sebelum terlibat dalam film itu, Garfield menggunakan ChatGPT terutama untuk membantu mencari informasi dalam keperluan riset. Namun, setelah mempelajari lebih jauh sosok Altman dan perkembangan perusahaan yang dipimpinnya, aktor tersebut mulai mempertanyakan kemampuan serta dampak teknologi AI.
Garfield menilai ada persoalan ketika pihak yang mendorong penggunaan teknologi belum sepenuhnya memahami kemampuan yang dimiliki teknologi tersebut. Menurutnya, kondisi itu menimbulkan kekhawatiran tersendiri.
Film Artificial mengangkat perjalanan OpenAI selama sekitar dua dekade, termasuk perkembangan perusahaan di balik ChatGPT serta gejolak kepemimpinan yang melibatkan Altman pada 2023. Altman sempat diberhentikan dari jabatannya sebelum kembali memimpin perusahaan beberapa hari kemudian.
Dalam film tersebut, Garfield memerankan Altman. Sementara itu, Yura Borisov tampil sebagai salah satu pendiri OpenAI, Ilya Sutskever, sedangkan Monica Barbaro memerankan Mira Murati dan Ike Barinholtz memerankan Elon Musk.
Garfield mengatakan ketertarikannya terhadap proyek tersebut muncul dari rasa ingin tahu sekaligus kekhawatiran mengenai orang-orang yang mengembangkan teknologi yang berpotensi membentuk masa depan masyarakat.
Dalam laporan Reuters mengenai pemutaran film di London Film Festival pada 11 Oktober 2026, Garfield juga menyoroti pentingnya memahami siapa yang memiliki kekuasaan dan menentukan arah perkembangan dunia melalui teknologi.
Meski mengangkat tokoh serta peristiwa nyata, film ini merupakan penggambaran dramatis untuk kebutuhan sinema, bukan dokumentasi yang sepenuhnya merekam seluruh kejadian secara faktual. Garfield sendiri mengungkapkan bahwa dirinya tidak bertemu langsung dengan Altman selama persiapan peran.
Pernyataan Garfield kembali menempatkan perkembangan AI dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia sebagai salah satu topik yang mendapat perhatian dalam industri hiburan Hollywood. (naz/fsl)
