Trending

Kebakaran di Alalak, Hanguskan Dua Rumah

 

TERBAKAR :Rumah Warga dan Fasilitas Masjid Rusak akibat kebakaran di Alalak/foto:ana

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN– Kebakaran kembali terjadi di Banjarmaisn, kali ini lobaran api menghanguskan sejumlah bangunan di Jalan Alalak Selatan RT 02 RW 01, Kelurahan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara, Kamis (8/10/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya. Sedikitnya dua rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara dua bangunan lainnya mengalami kerusakan sedang.

Kebakaran juga merembet ke bagian tempat wudu dan toilet Masjid Imanuddin yang berada bersebelahan dengan bangunan asal api.

Beruntung, sejumlah relawan pemadam kebakaran dengan cepat berdatangan ke lokasi. Kondisi air sungai yang sedang pasang juga memudahkan proses pemadaman.

Sekitar 40 menit berjibaku, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Salah seorang warga yang rumahnya berada di dekat lokasi kebakaran, Rusimawati (64), yang akrab disapa Ibu Iik, mengaku malam itu sempat merasakan hal yang tidak biasa.

Pensiunan guru tersebut mengaku sudah mengantuk, namun tak kunjung bisa memejamkan mata.

"Cuman ulir-ukiran saja di atas kasur saya, tapi tak bisa memejamkan mata. Sempat terbersit dalam hati, ada firasat apa, tanya saya," tuturnya.

Tak lama berselang, Iik mendengar teriakan warga yang menyebut kebakaran.Ia kemudian membuka jendela dan melihat kobaran api sudah membesar di sekitar permukiman.

"Tak memikirkan apa-apa lagi. Saya berlari mengambil surat dan dokumen penting saja, langsung berlari keluar ke jalan raya. Setelah itu tidak tahu beritanya lagi dan hanya berdoa agar rumah saya bisa diselamatkan," ujarnya.

Rumah Iik memang tidak sampai hangus seluruhnya. Namun, bagian belakang hingga atap mengalami kerusakan akibat kobaran api.

"Beginalah kondisinya, bagian belakang dan atap semua terbakar. Cuman bagian depan ini saja masih baik,"katanya.

Ketua RT setempat, Yani Rahmadhani, mengatakan terdapat sejumlah bangunan yang terdampak dalam kejadian tersebut.

Menurutnya, bangunan yang terbakar saling berdekatan dan sebagian besar pemiliknya masih memiliki hubungan keluarga.

"Tiga di antaranya habis terbakar sebenarnya, tiga rusak berat,"ungkap Yani.

Ia menjelaskan, bangunan-bangunan tersebut berdempetan sehingga api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

"Bangunan Maidi dan Sabana ini dempetan. Masing-masing rumahnya itu. Ada dugaan penyebabnya karena arus pendek listrik," jelasnya.

Namun, untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pasalnya, rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran dalam kondisi kosong saat kejadian.(Yln/fsl)



Lebih baru Lebih lama