BANUATODAY.COM,MARTAPURA – Kemarau berkepanjangan mulai menyulitkan warga memenuhi kebutuhan air bersih. Merespons kondisi tersebut, Polres Banjar bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan air bersih, ke Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
Dalam penyaluran kali ini, dua unit mobil tangki dikerahkan dengan total kapasitas 10.000 liter air bersih. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga setempat.
Boni menjelaskan, penanganan dampak musim kemarau tidak hanya berfokus pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga pada kesulitan air bersih yang dialami masyarakat.
Bersama polres Banjar dan BPBD, pihaknya telah melakukan pendataan melalui posko untuk mengidentifikasi wilayah kecamatan dan desa yang terdampak kekeringan.
“Selain fokus pada pemadaman api karhutla, kami juga melakukan kegiatan sosial untuk memperhatikan masyarakat yang terdampak bencana kekeringan,” ujarnya.
Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 16 lokasi yang akan menjadi sasaran penyaluran bantuan berikutnya. Distribusi air bersih direncanakan dilakukan secara bergiliran sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.
Selain penyaluran menggunakan mobil tangki, pihaknya juga akan mengevaluasi usulan warga terkait penyediaan tandon atau tempat penampungan air bersih.
Usulan tersebut akan dibahas bersama BPBD untuk menentukan lokasi yang membutuhkan fasilitas penampungan, sekaligus menyusun jadwal pengisian agar pasokan air dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui langkah ini, bantuan diharapkan tidak hanya menjangkau warga Desa Indrasari, tetapi juga masyarakat di desa lain yang menghadapi persoalan serupa selama kemarau berkepanjangan.(Yan/fsl)

