Trending

Sakit Hati Sering Dibully, Motif Siswa SMP di Temanggung Bakar Ruang Kelas

 

30062023 - BANUATODAY.COM - Kapolres Temanggung menggelar konferensi pers pembakaran sekolah oleh seorang siswa. Dok. Humas Polres Temanggung.png
SISWA - Kapolres Temanggung menggelar konferensi pers pembakaran sekolah oleh seorang siswa. Dok. Humas Polres Temanggung.png

BANUATODAY.COM, TEMANGGUNG - Polisi mengungkap motif siswa SMP nekat membakar sekolahnya di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 

Pelaku, R (13), mengaku sakit hati karena sering dibully teman-temannya SMP Negeri 2 Pringsurat Kabupaten Temanggung pada (27/6/2023) lalu.

Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi mengatakanb "R resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Penetapan tersangka ini berdasarkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi serta dari rekaman CCTV di sekolah tersebut," ujar Kapolres, melalui Tribrata Polri Kamis (29/6/2023).

Menurut Kapolres, R merasa sakit hati karena sering dibuli oleh teman-temannya, termasuk oleh guru yang menurut dia kurang memperhatikannya.

"Ini subjektif pada perasaan si siswa. Hal tersebut dibuktikan pada saat dia mempunyai sebuah prakarya dan oleh guru menilainya biasa saja, maunya dia yang terbaik," jelasnya. 

Diungkapkan Kapolres, R juga ikut dalam PMR dan mencalonkan diri untuk menjadi ketua PMR.

Namun kredibilitas dan kapabilitas yang bersangkutan mungkin menurut teman-temannya belum sesuai kalau memimpin organisasi tersebut sehingga dia tidak terpilih sebagai ketua.

"Hal-hal itulah menjadi akumulasi membuat rasa sakit hati, sehingga kecewa dan marah lalu merencanakan membakar sekolah," kata dia.

Dalam aksinya, R sudah mempersiapkan diri menggunakan sebuah botol bekas minuman bervitamin, kemudian menggunakan cairan khusus yang sudah dicampur dengan bahan tertentu sehingga menimbulkan api yang besar, upaya tersangka ini cukup berhasil, sehingga sejumlah ruangan di sekolah tersebut terbakar.

"Bahan bakar minyak dan isi korek gas digabungkan menjadi satu kemudian diramu dan dicoba. Uji coba pertama berhasil dilakukan di belakang rumahnya dan berhasil," kata Kapolres. 

Berhasil uji coba itu, membuat R paham hingga menyiapkan tiga buah rangkaian yang sama, satu diletupkan di sebelah kanan sekolah, kemudian ada yang dilempar dan yang paling fatal adalah yang ditaruh di ruang prakarya, karena ruang ini tidak tertutup dan di dalamnya terisi barang-barang dari kayu dan kardus. Hasil karya tersebut habis terbakar.

Di ruang prakarya ini kemudian api merambat ke ruang kelas lain yang bagian atapnya separuh hangus, hampir roboh. 

Setelah itu R jalan lagi ke green house tetapi juga tidak terbakar habis. Lalu dia juga membakar spanduk kelulusan.

"Karena terbukti melakukan tindak kriminal dengan sengaja melakukan pembakaran, tersangka ini diancam dengan Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Peradilan Pidana Anak," jelas Kapolres. 

Sebelumnya, Polres Temanggung, Polda Jateng berhasil mengamankan seorang siswa berinitial RS (14) warga Pringsurat Temanggung dikarenakan terbukti membakar sekolah tempat ia menimba ilmu yaitu SMP N 2 Pringsurat Temanggung.

Kapolres Temanggung kepada awak media menerangkan kebakaran diketahui oleh penjaga malam sekolah tersebut sekira Selasa pukul 12.45 Wib. Dinihari, Kebakaran tersebut menyasar beberapa gedung sekolah dan pada saat kejadian dilakukan pemadaman dengan alat seadanya dengan meminta bantuan warga di sekitar lokasi.

“Kebakaran tersebut menyasar empat titik gedung sekolah yaitu gedung belakang sekolah, banner wisuda, ruang green house dan ruang penyimpanan prakarya, kemudian api menjalar ke kelas 9B dan 9C,” Terangnya. Rabu (28/6).

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekolah tersebut pukul 02.00 kemudian petugas mendatangi TKP dan memeriksa CCTV yang ada di lokasi, dari hasil CCTV tersebut dapat diketahui pelaku pembakaran sekolah dan setelah dilakukan penangkapan ternyata pelaku merupakan siswa disekolahan tersebut.

“Dari bukti CCTV tersebut dapat diketahui identitas pelaku dan bagaimana cara pelaku membakar serta alat yang digunakan, kemudian pagi harinya pelaku dapat diamankan,” Lanjutnya.

Kapolres mengatakan dari hasil data CCTV pelaku datang seorang diri kemudian setelah sampai di depan gudang pelaku mengeluarkan botol yang ternyata sudah diisi dengan cairan tertentu yang mudah terbakar kemudian setelah dinyalakan dilemparkan ke gudang kosong tersebut. (tn/win)


Lebih baru Lebih lama