Trending

LKPJ Walikota Ibnu Sina Tahun 2023 Diterima DPRD Kota Banjarmasin

DOKUMEN - Walikota Ibnu Sina didampingi Wawali Arifin Noor menyerahkan dokumen LKPJ kepada Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya. (pemko banjarmasin)

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Arifin Noor mengikuti Rapat Paripurna Tingkat I perihal Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Akhir Tahun 2023, bertempat di Aula Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin, Senin (25/03/2024).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin H Harry Wijaya, turut hadir Wakil Ketua M. Yamin HR, Wakil Ketua Matnor Ali, Wakil Ketua Tugiatno, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, beserta seluruh Pimpinan SKPD, Perusda, Camat se- kota Banjarmasin dan jajaran anggota fraksi.

Pada kesempatan itu, dipaparkan intisari dari isi dokumen LKPJ Walikota 2023 meliputi gambaran umum demografis, laju pertumbuhan penduduk, capaian kinerja makro hingga proyeksi APBD Tahun 2023.

Disampaikan bahwa PAD pasca APBD Perubahan Tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 300.970.558.217,00 atau 13% dari APBD Murni Tahun 2023.

"Semula sebesar Rp 2.324.211.638.750 rupiah bertambah menjadi Rp 2.625.182.196.967 rupiah," tutur Ibnu Sina saat memaparkan LKPJ Walikota 2023.

Sementara, ujarnya lagi dari segi aspek pembiayaan daerah, pasca APBD Perubahan Tahun 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 38.876.862.155,00 dari yang semula Rp 189.941.049.388 rupiah menjadi Rp 150.064.187.233 rupiah.

Lantas, Ibnu mengungkapkan segala indikator capaian yang telah terangkum dalam lembar dokumen LKPJ ini kemudian akan ditanggapi oleh DPRD kota Banjarmasin dalam bentuk pemberian rekomendasi.

"Sesuai ketentuan undang-undang memang 3 bulan setelah berakhirnya tahun anggaran kami sampaikan LKPJ. Dewan punya waktu 30 hari untuk memberi tanggapan dalam bentuk rekomendasi," terangnya.

"Mudah-mudahan pemadatan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur kita di pinggiran kota, seperti gang-gang dan komplek, infrastruktur jalan, itu berpengaruh pada peningkatan pendapatan, kesehatan maupun kesejahteraan masyarakat," sambungnya.

Ia pun berharap, ini dapat menjadi indikator positif bagi pembangunan Kota Banjarmasin yang secara keseluruhan terkalkulasi lewat pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat serta tolak ukur indeks pembangunan manusia (IPM) yang mencapai 79,98 untuk tahun 2023.

"Kita harapkan visi misi Banjarmasin Baiman dan Lebih Bermartabat bisa kita tuntaskan bersama-sama," pungkasnya. (pem/fzl)

Lebih baru Lebih lama