Trending

Dinas Pariwisata Dicatut Pelaku Penipuan Sasar Pokdarwis, Ini Penjelasan Pemprov Kalsel

Plh Kepala Dispar Provinsi Kalsel, Muhammad Noor dan modus penipuan mencatut nama Dispar Kalsel,

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Menyikapi beredarnya informasi hoaks di media sosial yang mencatutkan nama Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Plh Kepala Dispar Provinsi Kalsel, Muhammad Noor pun memberikan klarifikasi.

Dia menyebutkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut merusak nama baik dari instansi Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel.

“Jadi ada oknum yang mengatasnamakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kalsel di media sosial WhatsApp yang menghubungi sejumlah rekan Pokdarwis di Kalsel. Disini saja sudah salah, bahwa Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel tidak bergabung dengan Kebudayaan, karena kebudayaan berada dibawah naungan Dinas Pendidikan,” kata Muhammad Noor, Banjarmasin, Senin (13/5/2024).

Muhammad Noor menambahkan, adapun motif yang digunakan oleh oknum tersebut yakni menghubungi pengelola Pokdarwis dengan tujuan ingin mengadakan audensi dan meminta pihak pengelola destinasi wisata untuk menyediakan konsumsi.

Kemudian, lanjutnya, oknum tersebut mengaku telah mengirimkan sejumlah nominal uang kepada jajaran Pokdarwis di daerah untuk menyediakan konsumsi tersebut.

“Disinilah modusnya, setelah mengaku mentransfer uang, oknum tersebut akan menghubungi pengelola Pokdarwis dan mengaku ada kelebihan transfer. Dan kemudian oknum tersebut akan meminta pengembalian kelebihan transfer tersebut. Yang mana sejak awal oknum ini tidak pernah mentransferkan uang yang dimaksud tadi,” tuturnya.

Dia pun menegaskan bahwa sejatinya Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel tidak pernah meminta uang sedikitpun kepada Pokdarwis jika ingin melaksanakan audensi atau kegiatan lainnya, karena Dinas Pariwisata telah memiliki dana tersendiri yang disiapkan setahun atau jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan.

Atas hal tersebut Muhammad Noor pun telah menyiapkan sejumlah tindakkan untuk menyikapi hal ini, salah satunya dengan memberikan imbauan kepada jajaran Pokdarwis di daerah untuk tidak menggubris dan melakukan konfirmasi jika ada kejadian kejadian serupa yang mengatasnamakan Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel.

“Jadi kita memiliki forum yang menghimpun persatuan Pokdarwis Kalsel, melalui forum tersebut kami telah mengimbau kepada kawan-kawan agar masalah ini tidak terulang, dan mengkonfirmasi melalui forum tersebut jika ada oknum yang mengatasnamakan Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Muhammad Noor pun berencana untuk membuat laporan ke bagian siber Polda Kalsel karena hal ini telah merusak nama baik instansi Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel dan keributan yang tidak diinginkan.

“Meskipun sampai saat ini tidak ada laporan dari korban, tapi kita tetap harus melaporkan bahwa instansi kita telah dicatutkan oleh oknum ini, dengan harapan agar kejadian ini tidak terulang. Jikapun dari pihak kami ingin melakukan audiensi kami akan memberitahukan melalui surat resmi,” tukasnya. (adp/sun)

Lebih baru Lebih lama