Trending

Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemko Banjarmasin Terapkan KKI Bank Kalsel untuk Percepat Belanja

TINGKATKAN: FGD Implementasi KKI Bank Kalsel untuk Mempercepat Penyerapan Belanja Daerah melalui SIPD RI - Foto Istimewa

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya meningkatkan modernisasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bank Kalsel, yang diharapkan dapat mempercepat penyerapan anggaran serta memperkuat sistem keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Kebijakan tersebut dipaparkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Penerapan KKI Bank Kalsel dalam Percepatan Penyerapan Belanja Daerah melalui SIPD RI, yang berlangsung di sebuah hotel berbintang di Banjarmasin pada Rabu (5/11/2025). Wali Kota Banjarmasin, H. M Yamin HR, menyebut penerapan KKI sebagai langkah penting dalam transformasi birokrasi menuju tata kelola keuangan berbasis digital.

Menurut Yamin, penggunaan KKI akan mempercepat proses administrasi belanja daerah dan mengurangi transaksi tunai, sehingga pencatatan digital lebih tertata dan risiko penyimpangan dapat ditekan. Sistem ini terintegrasi langsung melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD RI) yang memungkinkan penyerapan anggaran berlangsung lebih cepat dan tepat waktu.

Ia menegaskan bahwa penerapan KKI bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan bagian dari perubahan budaya kerja dalam birokrasi. Yamin mengajak seluruh SKPD untuk memahami teknis pelaksanaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan dalam pelayanan publik.

Selain meningkatkan efisiensi, digitalisasi keuangan ini diyakini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran pemerintah dan sejalan dengan agenda reformasi birokrasi serta budaya transaksi non-tunai.

FGD tersebut diikuti oleh perwakilan SKPD, BPKPAD Kota Banjarmasin, dan Bank Kalsel, yang membahas regulasi, mekanisme, dan pengawasan penerapan KKI agar sesuai aturan pemerintah pusat.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis bahwa tata kelola keuangan daerah akan semakin solid dan mampu mempercepat pembangunan. “Banjarmasin siap menjadi contoh daerah yang modern dalam penerapan sistem keuangan digital,” tutup Yamin. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama