![]() |
| FESTIVAL: Festival Seni Meranti Putih atau MP2AF Kotabaru - Foto Istimewa |
BANUATODAY.COM, KOTABARU - Festival Seni Meranti Putih atau MP2AF Kotabaru kembali sukses digelar dengan meriah. Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi, menunjukkan kuatnya kecintaan warga terhadap seni dan keindahan alam Kotabaru.
Kegiatan yang berlangsung di Hutan Wisata Meranti Putih, satu-satunya kawasan hutan wisata di Kalimantan Selatan bahkan di Indonesia yang dijadikan panggung seni, dipadati penonton dari berbagai daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, menyampaikan bahwa festival ini membuktikan peran penting seni dalam menyatukan manusia dengan lingkungannya.
“Kita semua hari ini telah membuktikan bahwa seni dapat menjadi jembatan antara manusia dengan alam, sebuah harmoni yang tumbuh dan menghidupkan kembali,” ujarnya.
Festival MP2AF tahun ini menghadirkan ragam kolaborasi seni, mulai dari penari kontemporer, musisi musik eksperimental, aktor monolog, hingga sastrawan. Seniman datang dari berbagai daerah seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong, hingga Sulawesi Selatan. Selain pertunjukan, festival juga menyelenggarakan workshop edukatif yang diikuti siswa dan anggota sanggar seni.
Sebagai wujud komitmen terhadap ekowisata, rangkaian acara ditutup dengan kegiatan konservasi lingkungan, yakni Grebek Kampung dan penanaman bibit ulin di kawasan hutan.
Sonny menegaskan pentingnya menjaga kelestarian Hutan Wisata Meranti Putih seluas 8,3 hektare dengan total 2.055 batang pohon.
“Tugas kita semua menjaga destinasi wisata kita ini. Di Kalimantan Selatan, satu-satunya hanya ada di Kotabaru. Sebagai warga Kotabaru kita wajib bangga,” tegasnya.
Ia bahkan menantang peserta untuk membuktikan popularitas Meranti Putih melalui teknologi.
“Coba ketik di Google ‘Meranti Putih’, lihat apa yang AI jawab. Meranti Putih kini merujuk pada Performance Art Face yang kita laksanakan hari ini,” ujarnya.
Melihat meningkatnya kualitas dan jumlah peserta, Sonny berharap festival ini dapat menjangkau panggung lebih luas.
“Harapannya tidak banyak, hanya satu: MP2AF Go Internasional. Kalau mau berharap jangan nanggung-nanggung,” katanya penuh optimisme.
Puncak acara festival ditutup dengan penampilan penyanyi Feby Putri, yang sukses menyemarakkan malam penutupan dengan suasana hangat dan penuh kesan. (net/ak)

