Trending

Machfud Arifin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Guntung Payung, Banjarbaru

SOSIALISASI: H. Machfud Arifin gelar sosialisai Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Kelurahan Guntung Payung - Foto Dok Istimewa

BANUATODAY.COM, BANJARBARU — Anggota DPR RI/MPR RI dari Partai Nasdem, H. Machfud Arifin, menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda MPR RI dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika sosial yang kian kompleks.

Dalam pemaparannya, Machfud menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dijaga bersama.

Menurut Machfud, Empat Pilar Kebangsaan tidak boleh dipahami sebatas konsep normatif, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ia menilai, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan politik, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, serta dampak perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin masif.

“Pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan menjadi kunci untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat kebhinekaan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar Machfud.

Sosialisasi berlangsung secara dialogis. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk peran warga dalam mencegah konflik sosial dan memperkuat solidaritas sosial.

Machfud menekankan bahwa penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Keterlibatan aktif warga, menurut dia, menjadi faktor penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar hidup dalam praktik sosial sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, MPR RI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan NKRI semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan yang inklusif dan berkeadaban. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama