![]() |
| BANJIR: PTAM Intan Banjar tingkatkan kesiapan di titik pelayanan yang terdampak banjir - Foto Dok |
BANUATODAY.COM, MARTAPURA – Banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran penyediaan air bersih oleh PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar (Perseroda).
Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menyampaikan bahwa tingginya debit air disertai arus yang cukup kuat dapat mengancam keberadaan ponton di lokasi pengambilan air baku. Ponton tersebut berfungsi sebagai penopang mesin penyedot air baku yang dialirkan ke instalasi pengolahan air (IPA).
“Dalam kondisi banjir, ponton berisiko terdorong arus, terguling, atau tersumbat material seperti sampah dan ranting yang hanyut,” kata Mahyuni.
Sebagai langkah antisipasi, PTAM Intan Banjar meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh titik pelayanan yang terdampak banjir, terutama di wilayah Cabang III yang memiliki beberapa instalasi pengolahan air.
Ia menjelaskan, Cabang III mencakup sejumlah IPA yang berada di Kecamatan Sungai Pinang, Simpang Empat, Pengaron, dan Astambul. Petugas terus disiagakan untuk memantau kondisi intake dan memastikan operasional tetap berjalan.
Meski demikian, Mahyuni memastikan hingga kini distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal. Kalaupun terjadi gangguan, sifatnya hanya sementara.
“Gangguan biasanya hanya beberapa jam, saat petugas melakukan pembersihan sampah atau ranting yang menyumbat intake. Pada saat itu, produksi dan distribusi air terpaksa dihentikan sementara,” tutupnya. (naz/fsl)

