![]() |
| WASPADA: Bank Kalsel minta masyarakat waspada terkait aksi penipuan yang mengatasnamakan Coretax maupun Direktorat Jenderal Pajak (DJP) - Foto Bank Kalsel |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Melalui akun Instagram resminya @bankkalsel, Bank Kalsel mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan Coretax maupun Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Modus penipuan tersebut dilaporkan semakin beragam dan menyasar masyarakat melalui berbagai platform komunikasi digital.
Penipuan dilakukan dengan mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp, SMS, hingga email yang berisi tautan palsu. Selain itu, pelaku juga kerap menghubungi korban melalui sambungan telepon dengan mengaku sebagai petugas pajak, serta membuat situs tiruan yang menyerupai tampilan laman resmi instansi pemerintah.
Sejumlah kasus menunjukkan bahwa korban tertipu karena pesan dan situs palsu tersebut dibuat menyerupai layanan resmi perpajakan. Padahal, instansi pemerintah, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, tidak pernah meminta data pribadi, kode OTP, maupun mengarahkan masyarakat untuk mengunduh aplikasi melalui pesan pribadi.
Bank Kalsel mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan, tautan, atau panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan Coretax maupun DJP. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengklik tautan yang dikirimkan serta tidak memberikan informasi pribadi dalam bentuk apa pun.
Sebagai langkah pencegahan dan penanganan, masyarakat dapat melaporkan dugaan penipuan tersebut melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui laman resmi iasc.ojk.go.id.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan literasi digital, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial. Masyarakat juga disarankan untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima sebelum mengambil tindakan apa pun.
Sumber: Instagram Bank Kalsel

