![]() |
RAMAI: Rapat Paripurna III Masa Sidang I Tahun 2026 antara Pemkab dan DPRD Barut, Rabu (4/3/2026) - Foto Dok Nett |
BANUATODAY.COM, KALTENG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) menegaskan komitmennya dalam menangani berbagai isu strategis daerah, termasuk penanggulangan banjir dan pengelolaan sampah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barut H. Shalahuddin dalam Rapat Paripurna III Masa Sidang I Tahun 2026, rabu (4/3/2026) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barut.
Dalam penjelasannya, Bupati Barut H. Shalahuddin menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah merumuskan sejumlah langkah konkret dalam dokumen RPJMD 2025–2029 untuk mengatasi persoalan banjir.
Program tersebut antara lain meliputi normalisasi Sungai Bengaris, pembangunan infrastruktur pengendali banjir dengan target 100 persen terbangun pada tahun 2029, serta rehabilitasi daerah aliran sungai.
"Sementara itu dalam pengelolaan sampah kami menargetkan sistem pengelolaan yang lebih terpadu dan berkelanjutan," tambahnya.
Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan TPS 3R di Kelurahan Lanjas, peningkatan kapasitas tempat pembuangan akhir dengan sistem sanitary landfill, serta target penurunan timbulan sampah hingga 33,1 persen pada tahun 2030.
Sumber: Nett

