![]() |
| INDUK - Emmanuel Macron saat berada di kapal induk Prancis.(Instagram) |
BANUATODAY.COM, JAKARTA - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, melontarkan sindiran kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan menyatakan bahwa rezim Iran tidak akan bisa tumbang hanya melalui pengeboman.
Dalam pernyataannya pada Senin (9/3/2026), Macron menuturkan rezim yang telah mengakar kuat di Iran tidak akan runtuh begitu saja hanya dengan serangan militer.
"Saya kira Anda tidak bisa mengubah rezim yang mengakar atau mengubah sistem politik hanya melalui pengeboman," kata Macron di atas kapal induk Prancis Charles de Gaulle, Senin (9/3/2026).
Pernyataan itu merujuk pada serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada 28 Februari 2026. Namun, tidak lama setelah peristiwa tersebut, Iran telah menunjuk pemimpin baru, yakni putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, yang dikenal sebagai ulama garis keras.
Macron menilai jika tujuan Amerika Serikat dan Israel adalah untuk menetralisir kemampuan rudal balistik Teheran dalam konflik ini, hal itu mungkin saja dapat dicapai dalam beberapa pekan.
Namun, jika tujuannya adalah menjatuhkan rezim yang telah mengakar kuat seperti di Iran, ia meragukan hal tersebut dapat terwujud. (nt/ewa)

