![]() |
| Evakuasi para korban oleh tim SAR gabungan dibantu relawan. |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Kecelakaan kecelakaan kerja ini dialami empat ABK TB Samudra Jaya 1.
Keempat ABK ini terjebak di dalam ruang terbatas (confined space) saat melakukan pemeriksaan pada manhole kapal tongkang di Sungai Tunjang, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Kejadian bermula ketika kapten kapal turun lebih dulu ke dalam ruang tersebut, namun diduga mengalami insiden hingga terjatuh.
Tiga kru lainnya yang mencoba menolong justru ikut menjadi korban dalam ruang yang sama.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Banjarmasin bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait langsung bergerak ke lokasi dengan peralatan khusus seperti SCBA dan gas detector.
Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur ketat mengingat potensi bahaya gas beracun dan minimnya oksigen di ruang tertutup.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja, terutama saat memasuki confined space.
Baca juga : Jawab Keresahan Masyarakat, Polresta Banjarmasin Gercep Amankan 8 Remaja Gengster Bersenjata Tajam
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat kru kapal TB. Samudra Jaya 1 yang terjebak di dalam ruang terbatas (manhole) di perairan Sungai Tunjang, Barito Kuala, Rabu (7/5) dini hari.
Meski medan evakuasi sangat berisiko akibat sempitnya ruang dan dugaan paparan gas beracun, seluruh korban berhasil dikeluarkan secara bertahap oleh personel yang dilengkapi peralatan SCBA dan detektor gas.
Sayangnya, keempat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
SMC, I Putu Sudayana, mengimbau agar seluruh pekerja sektor perkapalan selalu mematuhi standar keselamatan kerja yang ketat, terutama saat memasuki ruang terbatas guna mencegah insiden serupa di masa depan.
Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga korban yang ditinggalkan. (ewa)

