Trending

OJK Kalsel Ingatkan Bank Kalsel Perkuat Manajemen Risiko dan SDM Usai Jadi Bank Devisa

PENGUATAN: Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo - Foto Dok Nett


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Status baru Bank Kalsel sebagai bank devisa dinilai menjadi momentum penting untuk memperluas layanan perbankan hingga ke transaksi internasional. Namun di balik peluang tersebut, terdapat tantangan yang harus diantisipasi agar operasional bank tetap sehat dan berkelanjutan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, mengatakan predikat sebagai bank devisa membuka kesempatan bagi Bank Kalsel untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan daya saing di tingkat global.

Meski demikian, menurutnya, perlu adanya penguatan sistem manajemen risiko agar berbagai potensi risiko yang muncul dari aktivitas perbankan internasional dapat dikelola dengan baik.

"Menjadi bank devisa tentu membuka peluang yang lebih besar bagi Bank Kalsel. Namun di sisi lain, manajemen risiko juga harus semakin diperkuat karena kompleksitas aktivitas usaha akan meningkat," ujarnya.

Selain aspek manajemen risiko, Agus juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kompetensi pegawai menjadi faktor utama dalam menghadapi dinamika bisnis perbankan yang kini tidak hanya berorientasi pada pasar domestik, tetapi juga pasar internasional.

Ia menjelaskan, transaksi lintas negara memiliki karakteristik dan regulasi yang lebih kompleks dibandingkan layanan perbankan konvensional, sehingga membutuhkan SDM yang profesional, adaptif, dan memiliki pemahaman yang baik terhadap bisnis global.

"Risiko yang dihadapi bank devisa jauh lebih kompleks karena berkaitan dengan aktivitas di tingkat global. Karena itu, SDM yang profesional dan kompeten menjadi kunci agar berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan baik," tegas Agus.

Dengan penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kualitas SDM, OJK berharap Bank Kalsel mampu memanfaatkan status barunya sebagai bank devisa untuk meningkatkan daya saing sekaligus memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama