Trending

Digitalisasi Jadi Fokus Rakercab IWAPI Banjar, UMKM Didorong Naik Kelas

TRANSFORMASI: Penyerahan Plakat oleh Ketua DPC IWAPI Kabupaten Banjar yang didampingi oleh Ketua DPC IWAPI Kalsel kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar/foto ist.


BANUATODAY.COM, MARTAPURA – Transformasi digital menjadi kunci bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat. Pesan itu mengemuka dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IV Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Banjar yang digelar di Gedung Islamic Center Martapura.

Rakercab IV menjadi momentum bagi IWAPI untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memperkuat peran perempuan pengusaha sebagai penggerak ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut dibuka Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar, Hj Rahmi Robiaty. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dikuasai oleh para pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Rahmi mengapresiasi kiprah IWAPI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina dan mengembangkan perempuan pelaku usaha, khususnya di sektor UMKM.

"Sebagai wadah berkumpulnya para perempuan pengusaha, IWAPI telah membuktikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi, khususnya di sektor UMKM," ujarnya.

Ia menilai pemanfaatan teknologi, pemasaran digital, dan inovasi produk menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Karena itu, Rahmi mendorong seluruh anggota IWAPI untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak ragu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Saya berharap IWAPI terus mendorong anggotanya untuk melek teknologi, menguasai digital marketing, dan berani melakukan inovasi produk agar produk asli Kabupaten Banjar mampu bersaing di pasar nasional maupun global," katanya.

Rahmi berharap Rakercab IV tidak sekadar menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi mampu melahirkan program kerja yang konkret, aplikatif, dan memberi dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan serta pengembangan UMKM di Kabupaten Banjar.

"Jadikan rapat kerja ini sebagai momentum untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan strategi baru bagi perempuan pengusaha di Kabupaten Banjar," tuturnya.

Rakercab IV turut dihadiri Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Selatan Hj Shinta Laksmi Dewi, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Banjar Hj Dwiarlinda Reidani, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan organisasi perempuan, anggota IWAPI Kabupaten Banjar, serta para undangan.

Sebagai penutup kegiatan, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Banjar menyerahkan plakat kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banjar sebagai bentuk apresiasi dan simbol penguatan sinergi dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta kemajuan UMKM di Kabupaten Banjar. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama