Trending

Partisipasi Pilkades Serentak di Banjar Cukup Tinggi, Dua Desa Hanya Diikuti Calon Tunggal

PARTISIPASI: Pemerintah Kabupaten Banjar saat meninjau Pilkades/foto naz.


BANUATODAY.COM, MARTAPURA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung kondusif. Pemerintah Kabupaten Banjar memastikan seluruh tahapan telah dikoordinasikan dengan baik bersama panitia tingkat kecamatan (Pimcam) dan pihak terkait.

Hingga pelaksanaan pemungutan suara berlangsung, tidak ada laporan gangguan yang signifikan. Laporan yang masuk hanya berkaitan dengan kedatangan masyarakat ke tempat pemungutan suara (TPS).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, H. Muhammas Hafizh Anshari mengatakan Partisipasi masyarakat dalam Pilkades tahun ini dinilai cukup baik, meskipun tingkat kehadiran pemilih di setiap desa berbeda-beda. Dari hasil pemantauan di sejumlah desa, antusiasme warga terlihat cukup tinggi.

“Di beberapa desa yang kami kunjungi, dari jumlah pemilih sekitar seribu orang, pada pukul 09.00 WITA sudah hampir 400 orang yang menggunakan hak pilihnya,” ungkapnya.

Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih sangat bergantung pada kondisi masing-masing desa dan keinginan masyarakat untuk menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa perubahan bagi desanya.

Pemerintah Kabupaten Banjar juga berharap kepala desa terpilih nantinya dapat segera mempersiapkan program kerja dan merealisasikan visi serta misi yang telah disampaikan selama masa pencalonan.

“Kepala desa yang terpilih diharapkan mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing dan berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Banjar,” katanya.

Sementara itu, pada Pilkades Serentak tahun ini terdapat dua desa yang hanya diikuti calon tunggal, yakni Desa Paramasan Bawah dan Desa Lok Tunggul.

Kondisi tersebut, menurutnya, bukan disebabkan minimnya minat masyarakat untuk maju sebagai calon kepala desa, melainkan karena figur calon yang dinilai telah mendapat kepercayaan masyarakat.

“Sejak awal pembukaan pendaftaran hingga dilakukan perpanjangan sebanyak dua kali, tetap hanya ada satu calon yang mendaftar di kedua desa tersebut,” jelasnya.

Adapun pelantikan kepala desa terpilih dijadwalkan akan dilaksanakan pada 6 September 2026 mendatang. Pemerintah berharap seluruh rangkaian Pilkades dapat berjalan lancar hingga tahap akhir dan menghasilkan pemimpin desa yang amanah serta mampu menjawab aspirasi masyarakat. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama