Trending

Pertamina Pastikan Pertalite di Kalsel Tetap Tersedia, Perubahan Totem SPBU Hanya Penyesuaian Desain

PENYESUAIAN: Pertamina Patra Niaga imbau masyarakat tak khawatir terkait isu Pertalite dihapus - Foto Dok Pertamina Patra Niaga


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di seluruh SPBU penyalur di Kalimantan Selatan tetap berjalan normal. Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap isu yang menyebut Pertalite dihapus dari SPBU, Rabu (8/7/26).

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan pasokan dan distribusi BBM subsidi jenis Pertalite di Kalimantan Selatan hingga saat ini berada dalam kondisi aman dan normal.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial mengenai hilangnya tulisan Pertalite pada papan informasi atau totem di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa perubahan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan penghentian penjualan maupun penghapusan produk Pertalite.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada kebijakan dari pemerintah maupun Pertamina yang menghapus penyaluran Pertalite sebagai BBM subsidi.

"Pasokan Pertalite di Kalimantan Selatan dalam kondisi normal dan aman. Seluruh SPBU yang telah ditetapkan sebagai penyalur JBKP Pertalite tetap menerima pasokan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Edi.

Ia menjelaskan, perubahan yang terlihat pada papan totem SPBU hanya merupakan penyesuaian desain pada model terbaru yang menggunakan LED Panel Display atau running text. Pada desain tersebut, informasi produk BBM subsidi, termasuk Pertalite, tetap ditampilkan melalui panel digital, sedangkan tulisan permanen pada totem hanya memuat produk BBM non-subsidi.

Pertamina juga menegaskan bahwa penetapan SPBU yang berhak menyalurkan Pertalite merupakan kewenangan pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Sebagai badan usaha yang mendapat penugasan, Pertamina hanya menyalurkan Pertalite kepada SPBU yang telah ditetapkan sebagai penyalur resmi.

Selain memastikan stok tetap tersedia, Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi Pertalite di seluruh SPBU penyalur. Pengawasan dilakukan bersama BPH Migas, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pertamina juga mengingatkan bahwa apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan penyaluran BBM subsidi, perusahaan akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, mulai dari surat peringatan hingga penghentian sementara pasokan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Pertalite tetap tersedia dan dapat diperoleh di SPBU penyalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku," tutup Edi. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama