BANUATODAY.COM,BANJARBARU – Anggota DPRD Banjarbaru Fraksi Golkar, Siska Monalisa, meminta bantuan penanganan karhutla disalurkan adil dan merata, terutama kepada relawan dan petugas lapangan.
“Karhutla bukan persoalan politik, melainkan kemanusiaan. Bantuan harus diberikan merata dan sesuai peruntukan,” ujar Siska.
Ia juga meminta transparansi terkait bantuan dan hak relawan yang telah menangani kebakaran sejak Juli.
“Jangan sampai bantuan yang dijanjikan berbeda dengan yang diterima relawan,” katanya.
Siska mendorong koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan relawan lokal, khususnya dalam penanganan kawasan Liang Anggang dan Landasan Ulin Selatan. Menurutnya, relawan memahami akses, kondisi lahan gambut, dan titik rawan kebakaran.
Terkait penyebab kebakaran di Liang Anggang, Siska menyebut sejauh ini belum ada indikasi unsur kesengajaan. Cuaca panas, kekeringan, dan karakter lahan gambut menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
Ia mengingatkan masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di lahan kering, termasuk memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
Siska menegaskan penanganan karhutla membutuhkan sinergi pemerintah dan berbagai pihak lainnya, termasuk BPBD, pemadam kebakaran, dunia usaha, masyarakat, serta relawan.
“Keselamatan dan kemanusiaan harus menjadi prioritas. Semua pihak perlu dirangkul,” pungkasnya.(yan/fsl)

